Situbondo,reportasenews.com – Meski kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo, terus meningkat. Namun,Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo belum memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengtakan, PSBB belum perlu dilakukan, karena Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo, membentuk kampung tangguh yang diharapkan mampu menyelesaikan Covid-19.
“Kami belum memerlukan PSBB, karena kita memperkuat bawah dengan cara membentuk kampung tangguh,” kata Bupati Dadang Wigiarto, Sabtu (6/6/2020).
Menurutnya, pihaknya berharap kekuatan kampung tangguh akan mampu menyelesaikan dan memperbaiki penanganan virus corona di Situbondo. Bahkan, saat ini, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Situbondo mencapai angka 68 orang.”Kekuatan di desa ini bisa mengatasi Covid-19,” tegasnya.
Bupati Dadang menegaskan, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Situbondo, sudah diprediksi sejak awal, yaitu fase kedua setelah suatu wilayah tidak ada virus, masyarakat menjadi abai namun menjadi menularkan lagi.
“Inilah penularan fase kedua yang sudah diprediksi sejak awal. Persis dengan Kediri, fase kedua terjadi dan meledak,”pungkasnya.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo, hingga saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Situbondo 68 orang. Sebagian besar dari klaster jamaah Masjid Baiturrahman Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo.
Namun, dari jumlah total sebanyak 68 orang positif virus corona, 11 orang disetujui sudah dinyatakan sembuh. 3 orang meninggal dunia, dan 54 orang dalam perawatan, dengan rincian, 14 orang menerima rawat inap, enam orang isolasi mandiri, dan 34 orang dikarantina di gedung observasi.

