Madiun,Reportasenews.com – Wilayah Madiun, Jawa Timur Rabu pagi (06/03/2019) dilanda banjir besar, ketinggian air diperkirakan terus naik hingga jalur jalan nasional yang menghubungkan propinsi Jawa Timur – Jawa tengah. selain menyebabkan terjadinya menumpuknya kendaraan sepanjang dua kilometer, banjir juga melumpuhkan aktifitas warga sekitar.
Daerah banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Madiun Jawa Timur hingga saat ini masih terus terjadi,bahkan ketinggian air justru naik.
Pantauan reportasenews.com dilapangan Rabu petang skitar pukul 17.00 wib, banjir bahkan menggenangi jalur nasional yang menghubungkan antara Propinsi Jatim – Jateng, diantaranya pertigaan Buduran Kecamatan Mejayan, hingga petugas terpaksa mengalihkan arus kendaraan yang hendak menuju solo jawa tengah, dengan diarahkan kekota Madiun,hal itu juga terjadi di jalur antara madiun – Surabaya, antara di desa Garon,kecamatan balerejo.
Antrean kendaraan menumpuk hingga mencapai dua kilometer, hingga petugas dibantu warga mengatur arus kendaraan agar tetap lancar.

Kondisi tersebut mengakibatkan aktifitas warga yang terdampak banjir menjadi lumpuh dan bahkan warga yang hendak menjenguk keluarganya yang menjadi korban banjir di desa Glonggong Kecamatan Balerejo pun tidak bisa bertemu dan memilih kembali kerumahnya.
Banjir menyebabkan ratusan rumah warga di enam kecamatan terendam. diantaranya di kecamatan Saradan, Mejayan, Pilang Kenceng, Wonosari, Balerejo dan Madiun. Kondisi ini diperkirakan akan terus terjadi mengingat kondisi cuaca saat ini masih diguyur hujan meski intensitasnya menurun.(hap)

