Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak 19 ribu keluarga miskin  di Kabupaten Situbondo, mereka belum memiliki sambungan listrik. Itu terjadi lantaran  ribuan warga miskin di Kabupaten Situbondo  tidak  mampu untuk  membayar biaya sambungan  listrik.

Namun,  dari jumlah  keluarga  miskin di Kabupaten Situbondo, sebanyak  3.799 keluarga miskin mendapat sambungan listrik  gratis  dari    Pemkab Situbondo melalui dana APBD  Situbondo, yakni keluarga miskin yang tersebar pada lima kecamatan, diantaranya, Panji, Besuki, Kapongan, Mlandingan dan Jati Banteng.

Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi mengatakan, pihaknya sengaja mengalokasikan anggaran untuk sambungan listrik  gratis  bagi  keluarga miskin. Dengan harapan, sambungan listrik gratis ini dapat  meningkatkan kesejahteraan warga di  Kabupaten Situbondo. “Hari ini akan kami berikan sambungan listrik gratis bersama dengan PLN melalui program Penyambungan Listrik Gratis, melalui  gerakan One Man One Hope,” ujar Wabup Situbondo, Yoyok Mulyadi, Senin (6/1/2020)

Menurutnya, bantuan sambungan listrik gratis  yang bersumber dari dana APBD kabupaten sebanyak 445 keluarga, APBD provinsi sebanyak 2.500 keluarga,  sedangkan  bantuan dari PLN melalui gerakan sosial One Man One Hope sebanyak 854 keluarga.

“Pemasangan listrik gratis ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerah. Dengan tujuan utaman, untuk mengentaskan angka kemiskinan, dan meningkatkan elektrifitas,” beber Yoyok Mulyadi.

Pria yang akrab dipanggil Yoyok menambahkan, jumlah total warga Kabupaten Situbondo yang belum mempunyai sambungan listrik itu sebanyak 19 ribu keluarga miskin, mereka tersebar dari sejumlah dusun di Kabupaten Situbondo.”Namun, dari jumlah total yang belum mempunyai listrik tersebut,  sekitar 4 ribu yang masih bisa kita bantu. Untuk tahun 2020  ini akan kita tambah lagi sebanyak 4 ribu keluarga miskin,”pungkasnya.

Manajer PT PLN (Persero) UP3 Situbondo ULP Panarukan, M Abdul Basid mengemukakan bahwa program penyambungan listrik gratis melalui Gerakan Sosial One Man One Hope merupakan program nasional PT PLN.

“Jadi, program ini sudah terlaksana di Situbondo sejak tahun lalu. Program ini merupakan gaji dari teman-teman (karyawan PLN) yang disisihkan untuk membantu sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu,” katanya.

Sementara itu, warga Dusun Karang Layar Desa Sambirampak Kecamatan Kapongan, Hafina mengaku gembira karena mendapatkan aliran listrik gratis. Nenek berusia 75 tahun yang tinggal sendiri ini, mengaku selama ini menumpang aliran listrik dari tetangganya.

“Alhamdulillah senang punya listrik sendiri, sehingga  saya bebas untuk menghidupkan lampu,” ujar Hafina.(fat)