Pasuruan, reportasenews.com – Durian seberat 10 kilogram (kg) hingga 17 kg dalam Festival Durian Kakap (Khas Kabupaten Pasuruan) yang dipusatkan di komplek Masjid Ceng Hoo Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, diserbu pengunjung, Jumat (17/3) siang. Durian asal Kronto Kecamatan Lumbang di kaki Gunung Bromo itu, ludes diserbu pembeli dalam tempo sekitar satu jam saja.

Sejak pagi pengunjung yang penikmat buah berkulit duri tersebut sudah menunggu. Sehingga begitu pasokan datang langsung diserbu. “Ini jenis durian kasmin dan dari kebun, sengaja saya pilih yang kualitas istimewa dengan ukuran yang besar. Untuk bursa ini mutu kami jaga, agar pengunjung tidak kecewa, “ujar M Rozi, petani asal Kronto Lumbang.

Para pengunjung rela merogoh koceknya sebesar Rp.250.000 hingga Rp.500.000 untuk ukuran terbesar Seberat 17 kg. Karena dilihat dari bentuknya, kualitas durian-durian itu dijamin top. “Ini asli hasil kebun saya sendiri. Dagingnya tebal dan bijinya kecil, serta seratnya juga lembut. Rasanya juga bakal tidak mengecewakan, manis legit, “imbuh Rozi.

Para pengunjung yang berkantong tipis tidak perlu khawatir, mereka bisa mendapatkan durian dengan harga sesuai kemampuan Kantongnya, yakni Rp.20.000. Kualitasnya juga dijamin top, karena penjualnya langsung para petani pemilik kebun. Sehingga pengunjung bisa memilih secara leluasa.

Sementara, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyampaikan, Bursa Durian Kakap ini digelar untuk mendorong dan memotivasi para petani. Selaligus untuk mengenalkan potensi asal Kabupaten Pasuruan, yang secara keseluruhan belum dikenal oleh masyarakat luas.

“Tujuannya agar petani durian makin berdaya dan mengeksplor potensi durian Kabupaten Pasuruan yang tersebar di delapan kecamatan. Makanya sengaja digelar di komplek wisata religius di Masjid Ceng Hoo agar durian Kakap di festival ini bisa dikenal masyarakat luas,” pungkas Irsyad.

Selain bursa durian, juga digelaran pameran seni hasil seniman Pasuruan dan pameran alat-alat musik produksi warga Kabupaten Pasuruan. Sedangkan bursa durian ini akan berlangsung hingga Minggu (19/3) dan pameran lainnya hingga pekan depan. (abd)