Breaking News
Trending Tags

Tanggapi Laporan CPMI, LPK UNILLS Klarifikasi ke Polda Banten

  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Serang, ReportaseNews – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Universal Language Skills (UNILLS) memberikan klarifikasi resmi terkait laporan sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Polda Banten mengenai gagalnya keberangkatan kerja ke Turkiye.

Pimpinan LPK UNILLS, Frensy Angkaw, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan disebabkan oleh unsur penipuan, melainkan akibat batalnya penempatan kerja oleh pihak pengguna (user) di Turkiye dan wanprestasi dari mitra P3MI.

Menurut Frensy, sejak awal LPK UNILLS hanya bertanggung jawab pada proses perekrutan, pendidikan, dan pelatihan CPMI, sedangkan penempatan kerja menjadi kewenangan mitra P3MI, PT FIM, yang memiliki Job Order penempatan di Turkiye.

“Program ini merupakan proyek percontohan kami untuk penempatan tenaga kerja di sektor hospitality di Turkiye. Dalam pelaksanaannya terjadi berbagai kendala yang berada di luar kewenangan LPK, mulai dari keterlambatan penerbitan visa hingga pembatalan kerja sama secara sepihak oleh pihak hotel di Antalya,” ujar Frensy dalam keterangan resminya, Kamis (16/7).

Ia menjelaskan, pelatihan terhadap peserta telah berlangsung selama empat hingga enam bulan sejak Juni 2024 di Hotel Graha Dinar. Untuk membantu peserta yang memiliki keterbatasan biaya, LPK UNILLS bahkan memfasilitasi akses pembiayaan melalui dua Bank BPR dengan skema pencairan setelah kontrak kerja dan nomor referensi visa diterbitkan.

Namun, proses keberangkatan yang semula diperkirakan hanya memerlukan waktu tiga bulan mengalami keterlambatan hingga sekitar tujuh bulan. Kondisi tersebut diperparah oleh penumpukan dokumen di Kedutaan Besar Turkiye yang menyebabkan proses penerbitan visa semakin lambat.

Akibat keterlambatan tersebut, pada Juni 2025 pihak hotel di Antalya membatalkan kerja sama karena tidak dapat lagi menunggu proses penempatan. Dampaknya, sejumlah CPMI yang bahkan telah mengantongi visa tidak dapat diberangkatkan karena masa kontrak kerja berakhir pada November 2025 dan memasuki musim sepi (low season) di Turkiye.

Frensy mengungkapkan, dari lebih dari 200 peserta yang mengikuti program, sekitar 50 orang berhasil diberangkatkan ke Turkiye. Sementara itu, sebanyak 106 peserta telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi, mulai dari kontrak kerja, nomor referensi visa, visa, Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP), hingga penerbitan E-KTKLN, tetapi akhirnya gagal berangkat akibat pembatalan dari pihak pengguna.

Ia juga menjelaskan bahwa pada pertengahan Juli 2025 telah dilakukan pertemuan dengan PT FIM yang dihadiri langsung Direktur Utama perusahaan tersebut. Dalam pertemuan itu dibahas kelebihan pembayaran kepada PT FIM sebesar Rp563 juta yang kemudian dituangkan dalam perjanjian notariil dengan batas waktu pengembalian pada 29 Juli 2025.

“Dana tersebut sedianya akan digunakan untuk mendukung proses pemberangkatan peserta yang tertunda. Namun hingga saat ini kewajiban tersebut belum dipenuhi. Karena itu kami akan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang tidak melaksanakan kewajibannya,” tegas Frensy.

Di tengah permasalahan tersebut, LPK UNILLS mengaku tetap berupaya memberikan solusi bagi para peserta. Beberapa alternatif yang ditempuh antara lain menawarkan penempatan di sektor laundry di Turkiye, meski kemudian dibatalkan oleh pihak PT FIM, serta mengalihkan penempatan ke Kuwait melalui mitra P3MI lain. Sebagian peserta berhasil diberangkatkan melalui skema tersebut, sementara sebagian lainnya terkendala situasi geopolitik internasional.

Terkait pembiayaan peserta melalui Bank BPR, Frensy menjelaskan sekitar 30 peserta telah melakukan akad kredit namun gagal diberangkatkan. Sebagai avalis, LPK UNILLS mengaku telah membantu pembayaran angsuran selama enam bulan sebelum akhirnya mengalami keterbatasan keuangan.

Menanggapi laporan tujuh CPMI ke Polda Banten, Frensy mengatakan dirinya telah memenuhi undangan klarifikasi pada 2 Juli 2026 bersama Direktur Utama PT FIM, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Serang, dan penyidik Polda Banten.

“Dalam pertemuan tersebut kami telah menyampaikan seluruh kronologi dan fakta yang terjadi. Kami menyambut baik rencana pertemuan lanjutan yang akan difasilitasi Dinas Tenaga Kerja Serang bersama para pelapor di bawah pengawasan Polda Banten. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka, adil, dan sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Frensy menegaskan bahwa LPK Universal Language Skills tetap berkomitmen bertanggung jawab, bersikap transparan, serta mengedepankan perlindungan terhadap seluruh peserta program.(RN-04).

  • Penulis: Didik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Hiu paus sepanjang 6,5 meter ditemukan mati terdampar di Pantai Kenari, Cilacap. Proses evakuasi terkendala ukuran tubuh dan keterbatasan alat berat. (Foto: RN/Kus)

    Hiu Paus 6,5 Meter Terdampar di Cilacap

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Cilacap, ReportaseNews — Warga Desa Pagubugan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seekor hiu paus sepanjang 6,5 meter yang terdampar di Pantai Kenari, Minggu (17/5/2026) pagi. ‎Satwa laut dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi mati di bibir pantai sekitar pukul 05.30 WIB. Ukurannya yang sangat besar langsung menarik perhatian warga hingga memadati lokasi […]

  • Kasus dokter magang meninggal di Jambi masih menunggu hasil investigasi Kemenkes. Polisi siap proses hukum jika ditemukan pelanggaran. (Ist)

    Dokter Magang di Jambi Meninggal, Polisi Tunggu Hasil Kemenkes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews — Kepolisian Daerah Jambi masih menunggu hasil investigasi Kementerian Kesehatan terkait meninggalnya seorang dokter magang (internship) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang bertugas di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. ‎Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima dari pihak […]

  • Gunung Sorik Marapi di Madina Diguncang Gempa Terasa Skala V MMI

    Gunung Sorik Marapi di Madina Diguncang Gempa Terasa Skala V MMI

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews –Gunung Api Sorik Marapi yang terletak di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, diguncang dua kali gempa terasa dengan skala intensitas IV hingga V MMI (Modified Mercalli Intensity) pada Senin (18/5/2026) malam. Berdasarkan laporan pengamatan kegempaan terbaru, aktivitas tektonik ini tercatat memiliki amplitudo maksimal mencapai 43 mm, dengan rentang […]

  • Syahnanto Noerdin, Ketua Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI Pusat) 2021–2026 dan Alumni Mikom Fisip UMJ. (Ist)

    Gugurnya Khamenei dan Dampaknya Bagi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kematian Ali Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 memicu ketegangan baru di Timur Tengah. Media pemerintah Iran mengonfirmasi wafatnya pemimpin tertinggi tersebut pada 1 Maret 2026, disertai pengumuman masa berkabung nasional selama 40 hari. ‎Peristiwa ini menandai berakhirnya kepemimpinan Khamenei yang telah berlangsung lebih dari […]

  • Bupati Madina Sebut Kegempaan Gunung Sorik Marapi Tak Terkait Operasional PT SMGP

    Bupati Madina Sebut Kegempaan Gunung Sorik Marapi Tak Terkait Operasional PT SMGP

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) saat ini tidak melibatkan aktivitas pengeboran menyusul lonjakan aktivitas vulkanik Gunung Sorik Marapi. Saipullah menyampaikan penegasan itu saat memantau langsung kondisi di pos pemantauan Desa Sibanggor Tonga pada Sabtu (4/4/2026). Dia memastikan koordinasi antara fenomena alam dan […]

  • Nasi bronjol di lereng Gunung Slamet, Purbalingga, diserbu wisatawan saat libur panjang. Warung Samidtrans menghabiskan hingga 60 kilogram beras per hari karena lonjakan pengunjung. (Foto: RN/Kus)

    Hangat di Lereng Slamet: Romantika Nasi Bronjol yang Mengundang Rindu di Musim Libur Panjang

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Purbalingga, ReportaseNews — Di balik dinginnya udara pegunungan kaki Gunung Slamet, terselip kehangatan yang tak hanya berasal dari sepiring makanan, tetapi juga dari kisah sederhana yang menghidupkan suasana libur panjang. Warung Samidtrans milik Mukinah, yang berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, mendadak ramai diserbu wisatawan. ‎Antrean panjang tampak menghiasi halaman warung. Para pengunjung […]

expand_less