Massa Aksi Masuk Tol, Arus Dalam Kota Dialihkan Malam Ini
- calendar_month 55 menit yang lalu
- print Cetak

Aksi unjuk rasa di sekitar DPR/MPR berdampak pada Tol Dalam Kota. Jasa Marga mengalihkan arus dan menutup sementara sejumlah gerbang tol. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit atau Tol Dalam Kota pada Kamis (27/8/2026) malam.
Massa aksi terpantau memasuki ruas tol melalui akses di sekitar kawasan Senayan. Kondisi tersebut membuat Jasa Marga melakukan penyesuaian operasional dan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Widiyatmiko Nursejati mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan dan arahan kepolisian.
“Atas diskresi kepolisian, lalu lintas dari GT Cililitan dan GT Halim yang hendak menuju Ruas Tol Dalam Kota sementara dialihkan menuju arah Tanjung Priok,” ujar Widiyatmiko dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).
Selain mengalihkan arus kendaraan, Jasa Marga juga melakukan penutupan sementara transaksi di sejumlah gerbang tol. Gerbang yang terdampak meliputi GT Cawang, GT Tebet 1, GT Kuningan 1, GT Senayan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Angke 2, GT Jelambar 2, dan GT Tanjung Duren.
Pengguna jalan dari arah Slipi yang hendak menuju Cawang juga diimbau menghindari Tol Dalam Kota untuk sementara waktu. Pengendara diminta menyesuaikan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Panji Satriya meminta pengguna jalan yang tetap melakukan perjalanan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Bagi pengguna jalan yang tetap melakukan perjalanan, diimbau mengikuti arahan petugas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan,” kata Panji.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat penyesuaian operasional tersebut. Perusahaan bersama kepolisian dan petugas operasional terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan pengaturan lalu lintas berdasarkan kondisi di lapangan.
“Jasa Marga terus memantau perkembangan kondisi lalu lintas dan melakukan pengaturan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Panji.
Informasi lalu lintas terbaru dapat diperoleh melalui One Call Center Jasa Marga 133, situs resmi Jasa Marga, akun media sosial @official.jmmetropolitan, serta aplikasi Travoy.
Jasa Marga mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi resmi selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar