Polri Kirim 140 Personel ke Afrika Tengah untuk Misi Perdamaian PBB
- calendar_month 15 menit yang lalu
- print Cetak

Polri melepas 140 personel FPU 8 MINUSCA untuk menjalankan misi perdamaian PBB di Afrika Tengah selama 12 bulan, dengan fokus perlindungan warga sipil dan stabilitas keamanan di Bangui. (Dok. Humas Polri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Polri melepas 140 personel Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah. Kontingen tersebut akan bertugas selama 12 bulan di Bangui.
Pelepasan 140 personel yang terdiri dari 114 polisi laki-laki (Polki) dan 26 polisi wanita (Polwan) digelar di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Mereka dijadwalkan berangkat pada 10 Oktober 2026 untuk menggantikan FPU 7 yang telah menyelesaikan masa tugas selama satu tahun.
Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko mengatakan, tugas utama FPU 8 MINUSCA adalah memberikan perlindungan terhadap masyarakat sipil sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan politik di Bangui.
“Fokusnya tentu saja menjadi tugas utama mereka untuk protection civilian, menjaga stabilitas keamanan politik di Bangui, yang saat ini masih belum stabil,” ujar Untung, Kamis (1/10/2026).
Menurut Untung, dinamika politik dan keamanan di Bangui masih cukup tinggi. Para personel Polri nantinya akan bekerja bersama satuan FPU dari sejumlah negara lain yang tergabung dalam misi perdamaian PBB.
Polri juga memastikan seluruh personel telah menjalani persiapan sebelum diberangkatkan. Sebanyak 140 personel tersebut mengikuti pelatihan praoperasi selama tujuh bulan di Pusmis Polri, Serpong.
“Kita harapkan semua dapat dilaksanakan oleh FPU 8 dengan baik. Berangkat 140 dan kembali 140, amin,” kata Untung.
Sementara itu, Dansatgas FPU 8 MINUSCA Kombes Pol. Alex F.L. Tobing menjelaskan, proses keberangkatan akan dilakukan secara bertahap. Sebanyak 14 personel tim advance yang dipimpinnya bersama staf akan berangkat lebih dahulu pada 3 Oktober 2026.
Tim advance akan melaksanakan serah terima penugasan sekaligus melakukan koordinasi dan komunikasi awal dengan berbagai komponen di daerah misi. Setelah itu, 126 personel main body dijadwalkan menyusul sekitar satu pekan kemudian untuk melaksanakan rotasi penuh dengan FPU 7.
Alex berharap dukungan masyarakat Indonesia dapat menyertai seluruh personel selama menjalankan tugas di Afrika Tengah.
“Kami berharap doa dan restu dari seluruh masyarakat Indonesia. Kami 140 personel dapat mewakili Polri, melaksanakan penugasan di misi internasional dan dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Alex.
Untung menuturkan, pengiriman FPU 8 MINUSCA merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung keamanan dan perdamaian dunia melalui misi internasional PBB.
Indonesia, kata dia, juga tercatat sebagai salah satu negara kontributor terbesar kelima untuk pasukan perdamaian PBB.
“Semoga bisa memberikan insight bahwa kami, Polri, memberikan kontribusi pada situasi keamanan dan perdamaian dunia,” tutur Untung.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar