Breaking News
Trending Tags

Cemburu Pada Istri, Ayah Diduga Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Rasa cemburu terhadap istri diduga menjadi pemicu seorang ayah berinisial RPP (29) menganiaya anak kandungnya yang masih berusia 11 bulan hingga meninggal dunia di Kampung Lio, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Polisi menyebut pelaku diduga melampiaskan kecemburuannya dengan melakukan kekerasan terhadap korban berinisial REA.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan, motif tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap pelaku. RPP diduga cemburu setelah mengetahui istrinya berkomunikasi melalui pesan singkat dengan orang lain.

“Untuk motif dari hasil pemeriksaan sementara karena pelaku cemburu istrinya chat-chat dengan orang lain dan dilampiaskan ke anak,” kata Made, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan keterangan sementara pelaku, penganiayaan terjadi pada Kamis (1/10/2026). RPP mengaku membenturkan bagian belakang kepala korban ke dinding sebanyak tiga kali. Selain itu, korban disebut dipukul pada bagian punggung menggunakan tangan kanan yang terkepal.

“Untuk penganiayaannya dari keterangan si pelaku sementara hanya di hari kejadiannya. Kepala bagian belakang korban dibenturkan ke dinding sebanyak tiga kali dan bagian punggung dipukul menggunakan tangan kanan dengan tangan mengepal,” ujar Made.

Kasus tersebut mulai terungkap ketika pelaku mendatangi seorang saksi sekitar pukul 18.15 WIB sambil menggendong korban. Saat itu, RPP menangis dan meminta bantuan agar anaknya dibawa ke rumah sakit.

Pelaku awalnya menyebut korban sakit akibat muntah-muntah. Namun, saksi yang memeriksa kondisi bayi tersebut mendapati wajah korban dipenuhi luka lebam.

Ketika ditanya mengenai kondisi anaknya, pelaku memberikan keterangan bahwa korban tertimpa kipas angin. Jawaban yang dinilai berbelit-belit itu kemudian mendorong saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.

“Pada waktu kejadian sang ibu (inisial M, usia 23 tahun) sedang kerja, di kontrakannya hanya pelaku dan anak (korban). Itu ayah kandung ya, bukan ayah tiri,” kata Made.

Ibu korban baru mengetahui kondisi anaknya setelah pulang bekerja sekitar pukul 19.15 WIB. Setibanya di rumah, M mendapati anaknya sudah tidak sadarkan diri dengan wajah lebam.

Menurut keterangan yang disampaikan kepada polisi, luka pada wajah korban bahkan telah terlihat sejak dua hari sebelumnya. Namun, pelaku disebut selalu memberikan jawaban berbelit-belit ketika ditanya mengenai kondisi anaknya.

“Menurut sang ibu, kalau luka di wajah korban sudah ada dua hari yang lalu dan pelaku selalu berbelit-belit kalau ditanya mengenai masalah korban,” ujar Made.

Ketua RT setempat kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai kondisi bayi yang tidak wajar. Saksi mendapati korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, pucat, dan mengalami luka lebam sebelum menghubungi Polsek Cakung.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap korban dan tempat kejadian perkara. Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur menemukan luka lebam di sekitar mata kiri serta luka pada sisi kiri tubuh korban yang mengeluarkan darah.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati menggunakan ambulans Puskesmas Cakung untuk menjalani pemeriksaan medis guna mengetahui kondisi luka dan penyebab kematian.

“Jenazah dikirim ke RS Polri Kramat Jati dengan ambulans Puskesmas Cakung dan didampingi perawat Puskesmas Cakung serta anggota PPA/PPO Polres Metro Jakarta Timur,” tutur Made.

Polisi telah melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta mendokumentasikan kondisi lokasi untuk kepentingan penyidikan. Hasil pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kasus ini masih dalam proses penanganan kepolisian. Motif kecemburuan dan kronologi penganiayaan tersebut masih merujuk pada hasil pemeriksaan sementara sehingga perlu didukung hasil penyidikan dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

 

 

(RN-07) 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Info Terkini Aktivitas Vulkanik Gunung Sorik Marapi di Madina

    Info Terkini Aktivitas Vulkanik Gunung Sorik Marapi di Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadinya 22 kali gempa vulkanik dalam di Gunung Sorik Marapi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, sepanjang pengamatan Sabtu (4/4/2026) mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. Gempa vulkanik dalam tersebut terekam dengan amplitudo antara 3 hingga 43 milimeter serta durasi […]

  • Kasus Dana Hibah Jatim, Siliwangi: Partai Punya Tanggung Jawab Etik-Politik

    Kasus Dana Hibah Jatim, Siliwangi: Partai Punya Tanggung Jawab Etik-Politik

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, Reportasenews – Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri, menanggapi pernyataan Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra sekaligus Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, yang menyatakan perkara hukum menjerat anggota DPRD Jatim Moch. Mahrus adalah urusan pribadi. Menurutnya, pandangan itu perlu dilengkapi dengan tanggung jawab moral dan politik partai. Syaiful menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah, […]

  • Aksi mekanik perempuan di Banyumas mengenakan kebaya saat bekerja viral di Hari Kartini. Kisah inspiratif ini jadi bukti perempuan mampu menembus batas profesi. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Kebaya di Balik Mesin: Semangat Kartini Hidup di Bengkel Kecil di Ajibarang

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diwarnai aksi tak biasa. Seorang mekanik perempuan tampil mengenakan kebaya saat bekerja di bengkel, menarik perhatian pelanggan sekaligus menjadi simbol kuat emansipasi perempuan. ‎Di tengah aktivitas bengkel yang identik dengan suara mesin dan bau oli, Dwi Apriani justru hadir dengan balutan kebaya. Ia tetap […]

  • Praktisi Hukum Sarankan Kades yang Diperas Melapor ke Polres Madina

    Praktisi Hukum Sarankan Kades yang Diperas Melapor ke Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Praktisi hukum Muhammad Nuh menyarankan para kepala desa dan pendamping desa di Kecamatan Siabu yang menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) agar segera melaporkan kasus itu ke Polres Mandailing Natal (Madina). Kasus dugaan pemerasan berbekal dokumen rahasia itu santer beredar di publik dan dikabarkan telah merugikan sejumlah kepala […]

  • Menelusuri Jejak Kontroversi Putusan Mahkamah Agung 1688/Pdt/2003, Siapa Terlibat?

    Menelusuri Jejak Kontroversi Putusan Mahkamah Agung 1688/Pdt/2003, Siapa Terlibat?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Untuk penyelesaian dan pemulihan hak negara terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Presiden Joko Widodo kembali memperpanjang masa tugas Satuan Tugas (Satgas) BLBI hingga akhir Desember 2024. Satgas BLBI secara intensif telah melakukan penagihan kepada para debitur atau obligor dengan cara pemblokiran, penyitaan, penjualan barang jaminan untuk pemulihan hak negara. Salah satunya […]

  • Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, masih menunjukkan resiliensi sebagai salah satu tulang punggung manufaktur sekaligus penopang utama konsumsi domestik di tengah tekanan ekonomi global, pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketidakpastian geopolitik dunia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dicatat Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menunjukkan, ekonomi […]

expand_less