Tawuran Pecah di Jaktim, Lima Pemuda Diamankan Brimob Polda Metro Jaya
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Brimob Polda Metro Jaya membubarkan tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur. Lima pemuda dan satu senjata tajam diamankan. (Dok Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Tawuran pecah di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Aksi tersebut dibubarkan Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur.
Petugas mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran.
Namun, saat personel tiba, kelompok tersebut sudah meninggalkan lokasi.
Petugas kemudian menyisir sejumlah titik di sekitar Jalan Basuki Rahmat untuk memastikan tidak ada kelompok yang kembali berkumpul dan mencegah tawuran susulan.
Dari penyisiran tersebut, polisi mengamankan lima pemuda yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.
Selain itu, petugas turut menyita satu senjata tajam dan empat telepon seluler sebagai barang bukti.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan respons cepat terhadap laporan masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan.
“Kami tidak ingin tawuran berkembang dan mengganggu keamanan warga. Setiap laporan yang masuk akan segera direspons dan ditindaklanjuti sesuai dengan situasi di lapangan,” kata Henik.
Menurut Henik, patroli gabungan dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama pada jam rawan ketika potensi terjadinya gangguan keamanan meningkat.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya mencegah gangguan sebelum menimbulkan korban. Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dan beraktivitas dengan aman tanpa terganggu aksi tawuran,” ujarnya.
Lima pemuda yang diamankan kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengingatkan masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran ataupun membawa senjata tajam.
Menurut Budi, tawuran tidak hanya berpotensi menyebabkan korban, tetapi juga dapat berujung pada persoalan hukum.
“Tidak ada persoalan yang dapat diselesaikan melalui tawuran. Kami mengingatkan para pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujar Budi.
Budi juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari.
“Pastikan anak-anak berada di rumah dan tidak terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tawuran. Apabila masyarakat mengetahui adanya ajakan, persiapan, atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.
Setelah pembubaran dan penyisiran dilakukan, kondisi di sekitar Jalan Basuki Rahmat dilaporkan kembali aman dan kondusif.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar