Jakarta,reportasenews.com – Aksi demo di depan kantor Bawaslu yang semula berlangsung damai akhir rusuh setelah sekelompok massa yang masing bertahan sekitar pukul 22.00 WIB diduga berusaha mendekat kantor bawaslu merusak barikade kawat berduri yang dipasang di depan gedung bawaslu di Jalan Thamrin Jakarta, Selasa (21/05).
Polisi berusaha membubarkan masa namun kelompok massa yang masih bertahan ini menolak untuk bubar yang hingga terjadi ricuh dengan petugas. Polisi berhasil mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pelaku.
Sempat terjadi negosiasi antara petugas dengan warga yang meminta rekannya untuk dibebaskan. Petugas akhirnya membebaskan satu dari tiga orang warga. Namun warga menuntut agar rekan mereka yang dua lagi segera dibebaskan.
Negosisasi berjalan alot dan menemui jalan buntu. Polisi meminta agar warga segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Namun himbauan ini ditolak warga dengan tetap bertahan dan meminta aparat segera membebaskan kedua rekannya.
Sekitar Pukul 24.00 WIB Polisi akhirnya bergerak membubarkan massa dengan menembakan gar air mata ke arah demonstran dan merangsek hingga ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Massa memberikan perlawanan melempari aparat dengan batu dan benda-benda lain ke arah petugas. Massa juga membalas tembakan gas air mata dengan melempari petugas dengan menggunakan metasan hingga terjadi saling balas antara aparat dengan massa.
Hingga Pukul 01.35 dini hari polisi masih terus berusaha membubarkan massa dan terus merangsek masuk, namun massa terus memberikan perlawanan ke arah petugas. Hingga berita ini ditulis polisi masih terus berusaha membubarkan massa yang masih bertahan. (han)

