Situbondo, Reportasenews.com – Oknum TNI AL  di Situbondo dilaporkan ke Mapolsek Kapongan, Situbondo, setelah  melakukan penganiayaan teradap Busyono (40), warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Jumat (21/7).

Dalam laporannya ke Mapolsek Kapongan, korban Busyono mengaku dihajar oleh oknum TNI AL tersebut,  saat pulang dari menunaikan ibadah  shalat jumat  di masjid Kapongan, Situbondo, Jawa Timur.

Korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dihadang oleh terlapor, sehingga sempat terjadi cekcok mulut antar keduanya. Diduga tidak dapat mengendalikan emosinya, oknum TNI AL langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong. Bahkan, dilakukan  berulangkali hingga mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motornya.

Akibatnya, korban mengalami  luka memar di wajah  dan punggungnya. Atas kejadian tersebut, Busyono langsung melaporkan ke Sub Denpom Situbondo, setelah sebelumnya melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polsek Kapongan, Situbondo.

“Saya tidak tahu permasalahannya mas, tiba-tiba sepulang dari masjid saya dihadang didepan pekarangannya. Lalu bilang apa kepada saya, karena bilang begitu ya saya juga langsung menjawab apa.  Saat itu, dia  langsung memukul wajah, dada dan punggung saya. Kalau gak salah, ada sepuluh kali pukulan, saya sampai terjatuh. Ini baju sampai sobek dan kalau batuk muntah darah,” kata Busyono, Jumat (21/7).

Kapolsek Kapongan, Iptu H Mansur mengatakan, jika  pihaknya sudah menerima laporan tentang adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi diwilayah hukumnya.

”laporannya sudah kita terima, namun karena terlapor merupakan oknum TNI AL. oleh karena itu, saya sarankan korban untuk melapor ke Sub Denpom,” kata Iptu H Mansur.(fat)