Situbondo,reportasenews.com – Untuk mengantisipasi kekurangan bersih sekitar 700 kepala keluarga pada dua dusun di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Merangkul Rakyat Kecil (LPM-Merak) Situbondo, membantu perbaikan jaringan pipa yang rusak akibat diterjang banjir bandang yang terjadi pada 8 Maret 2018 lalu.
Akibat kerusakan itu mengakibatkan sebanyak 700 KK pada dua dusun tersebut mengalami krisis air bersih, dalam satu bulan terakhir ini.
Namun, untuk mengantisipasi terjadinya krisis air bersih yang lebih parah lagi, LPM Merak Situbondo membantu untuk memperbaiki jaringan pipa air bersih sepanjang 700 meter, yang rusak akibat diterjang banjir yang terjadi awal Maret 2018 lalu.
”Selain membantu membeli puluhan lonjor pipa ukuran 2 dim dan 3 dim, LPM Merak juga membantu memperbaiki jaringan pipa air bersih yang rusak sepanjang 700 meter akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu,”ujar Kamarul Muniri, Selasa (10/4).
Menurutnya, kegiatan sosial ini sengaja dilakukan oleh LPM Merak Situbondo, karena paska banjir yang terjadi pada Maret 2018 lau dan berdasarkan informasi, ratusan KK pada dua dusun di Desa Sopet mengalami krisis air bersih akibat jaringan pipa air bersih sepanjang 700 meter yang rusak akibat diterjang banjir.
”Sehingga untuk menghindari terjadinya krisis air bersih yang lebih parah lagi dan berdasarkan petunjuk Wabup Yoyok Mulyadi selaku pembina LPM Merak Situbondo, kami bersama teman-teman LPM Merak Situbondo langsung bergerak untuk melakukan perbaikan jaringan pipa air bersih rusak tersebut, namun karena air bersih itu sangat dibutuhkan, LPM Merak menarjetkan sebelum bulan Ramadlan perbaikan jaringan pipa air tersebut dipastikan sudak rampung,” kata Arul.
Sementara itu, ketua Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (Hippam) Dusun Galingan, Desa Sopet Aryuto mengatakan, pihaknya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada LPM Merak Situbondo.”Sebab, akibat jaringan pipa air bersih rusak akibat diterjang banjir, dalam satu bulan terakhir ini ratusan KK pada dua dusun mengalami krisis air bersih. Bahkan, akibat krisis air bersih tersebut, sebagian warga Dusun Galingan menkonsumsi air dari resapan dari sawah,”ujar Aryuto.(fat)

