Jakarta, reportasenews.com – Moda transportasi di Jakarta saat ini berkembang sangat pesat. Berbagai jenis dan merk kendaraan lalu lalang memenuhi jalanan ibukota. Namun siapa sangkan diantara kendaraan modern tersebut masih ada terselip transportasi umum tempo dulu.
Bemo, begitu nama kendaraan roda3 yang pernah rpopuler ditahun 70 an ini. Moda transportasi asal jepang ini masih melayani penumpang setianya di bilangan Karet Tengsin, Bendungan Hilir Jakarta. Pusat.
Sutino adalah salah satu orang yang terus mencoba peruntungan dengan menjadi pengemudi kendaraan roda tiga ini. Pria yang akrab disapa Kinong ini masih menekuni profesinya sepagai pengemudi bemo sejak 30 tahun lalu.
Dalam sehari Kinong bisa memeperoleh penghasilan Rp 100 ribu dari hasil narik bemo. Dan dirinya sangat menyukai pekerjaannya.
“Alhamdulillah walaupun banyak saingan saya masih bisa dapat rezeki dari narik bemo,” ujar pria 58tahun ini.
Disela sela kesibukan mengemudi bemo Kinong ternyata punya kegiatan lain. Sebuah bemo lain miliknya ia sulap jadi perpustakaan keliling. Buku-buku hasil sumbangan ia susun dengan rapi di dalam bemo miliknya. Setiap akhir pekan ia berkeliling kampung untuk menawarkan buku.

Pelanggannya kebanyakan adalah anak anak mereka sangat senang dan antusias jika perpustakaan bemo kinong datang, salah satunya Yuni yang menjadi pengunjung setia Bemo Perpustakaan Kinong.
“Saya senang bisa banyak baca buku disini”, ujay Yuni disela sela membaca buku koleksi Bemo Perpustakaan.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berbuat kebaikan bagi lingkungan sekitar. Tetapi tidak banyak yang bisa melakukan niat luhur seperti Kinong. (Efiana A / M Syarbaini)

