Situbondo, reportasenews.com – Diduga karena salah paham, dua pelajar siswa salah satu SMP Kapongan, Situbondo, berkelahi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Kapongan, Situbondo.
Akibat perbuatannya, kedua siswa SMP tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Kapongan, untuk didata dan dilakukan pembinaan. Kedua siswa yang diketahui berkelahi di jalan raya tersebut. Mereka adalah siswa berinisial WL dan EK.
Bahkan, untuk memberikan efek jera dan tidak mengulangi perbuatanya, guru SMP tempat mereka belajar, Kepala Desa (Kades) tempat tinggal masing-masing berikut orang tuanya, dipanggil ke Mapolsek Kapongan, Situbondo.
Terungkapnya dua siswa berkelahi di jalan raya Desa/Kecamatan Kapongan itu, berawal dari laporan guru tempatnya bersekolah ke Mapolsek. Bahkan, begitu mendapat laporan Bripka Agus Bastomi langsung menuju lokasi. Selanjutnya, keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Kapongan., Situbondo.
Kapolsek Kapongan, Situbondo Iptu H Mansur membenarkan adanya perkelahian antar siswa SMP Kapongan tersebut. untuk memberikan efek jera terhadap kedua siswa SMP tersebut. Selain pihaknya mendatang guru tempat mereka belajar, Kepala Desa (Kades) dan kedua orang tua siswa tersebut.”Namun, kami juga meminta kepada pihak sekolah dan orang tuanya, untuk meningkatkan pengawasan terhadap kedua anak tersebut,”kata Iptu H Mansur, Selasa (13/2).
Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, sebetulnya kedua siswa itu tidak berkelahi, melainkan EK menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh WL.”Namun, karena kedua orang tuanya sepakat tidak dilanjutkan ke proses hukum, sehingga kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan,”pungkasnya.(fat)

