Indonesia, reportasenews.com – Seorang dokter di Singapura telah menawarkan untuk membebaskan biaya operasi bagi Novel Baswedan penyidik KPK Indonesia yang saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di sana akibat siraman air asam dilemparkan di wajah..
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan pada media pada Selasa (18/04) bahwa seorang dokter yang diidentifikasi hanya dengan nama Dr Tan menawarkan bantuan itu ketika Dr Tan tahu pasiennya seorang penyidik kasus korupsi yang namanya disegani.
“Dia (dokter) melakukannya karena kasihan. Tapi, saya katakan kepada Dr Tan dia tidak usah melakukan itu karena pemerintah Indonesia akan menanggung biaya. Tapi, dia (Dr Tan) mengatakan biaya operasi akan dibebaskan karena Pak Novel berjuang untuk suatu tujuan,” kata Laode dalam pertemuan parlemen.
Novel Baswedan sedang berjalan pulang dari masjid saat subuh ketika wajahnya disiram air asam yang dilemparkan kemukanya oleh penyerang yang menggunakan sepeda motor. Dia sekarang menderita penglihatan kabur di mata kirinya dan membutuhkan operasi.
Novel dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura selama seminggu, dia memimpin penyelidikan KPK ke dalam kasus mega korupsi US $ 170 juta yang diduga melibatkan sejumlah politisi senior didalam negeri. (Hsg/ Channel News Asia)

