Jalan KH Noer Ali Bekasi Masih Rusak Parah
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kondisi Jalan KH Noer Ali Bekasi rusak parah dan kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan. (Foto: RN/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi, ReportaseNews – Kondisi Jalan KH Noer Ali di Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, dikeluhkan pengguna jalan. Ruas jalan di bawah kolong Tol JORR Kalimalang itu dipenuhi lubang besar dan kerap tergenang air saat hujan.
Lubang yang tertutup genangan membuat pengendara sulit mengantisipasi kerusakan. Sejumlah kendaraan terlihat melambat secara mendadak untuk menghindari lubang yang menganga di badan jalan.

Kondisi Jalan KH Noer Ali Bekasi rusak parah dan kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan. (Foto: RN/Tama)
Pantauan ReportaseNews di lokasi menunjukkan drainase di sekitar ruas tersebut tidak berfungsi optimal. Air hujan mengendap cukup lama sehingga memperburuk kondisi aspal.
Rian (35), salah satu pengendara, mengaku terkejut saat melintasi jalur tersebut. Ia mengaku baru pertama kali melewati Jalan KH Noer Ali arah Kalimalang–Kampung Melayu.
”Saya baru kali ini lewat sini, jadi enggak tahu. Tapi jalannya emang rusak parah, saya sampai mengurangi kecepatan dan mengerem. Kalau yang enggak tahu, kasihan itu bisa jatuh,” kata Rian kepada ReportaseNews, Sabtu (21/2/2026).
Ia berharap perbaikan segera dilakukan sebelum menimbulkan korban. “Kalau bisa ya lekas diperbaiki secepatnya, sudah parah kondisinya,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Sumaji (52), warga Jalan Caman Raya, Bekasi Barat, yang rutin melintasi lokasi tersebut. Ia menyebut perbaikan memang beberapa kali dilakukan, namun kerusakan kembali muncul.
”Udah sering diperbaiki, tetapi ya gitu entar rusak lagi,” kata Sumaji.
Menurut dia, kecelakaan lalu lintas kerap terjadi akibat kendaraan menghantam lubang di jalan tersebut. Warga sekitar bahkan memasang penanda sederhana agar pengendara lebih waspada.
”Sering di sini kecelakaan. Rata-rata karena kendaraan menghantam lubang itu. Makanya sama warga sekitar sering dikasih penanda, biar kelihatan pengguna jalan dari jauh,” ucapnya.

Kondisi Jalan KH Noer Ali Bekasi rusak parah dan kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan. (Foto: RN/Tama)
Tak hanya di bawah kolong tol, kerusakan juga terlihat di perempatan Jalan Caman Raya dan Kalimalang. Pada jam sibuk pagi hari, arus lalu lintas tersendat akibat kondisi jalan yang rusak dan pertemuan arus kendaraan.
Menanggapi persoalan ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran besar untuk pemulihan infrastruktur jalan.
“Plus minus sih, (untuk) recovery (perbaikan jalan), mungkin di atas Rp200-an miliar tahun ini kita akan siapkan anggaran,” kata Tri kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Tri mengakui masih banyak titik jalan rusak di Kota Bekasi. Namun, perbaikan disebut dilakukan bertahap sesuai skala prioritas.
“Ini kan secara bertahap, (perbaikan) Jalan I Gusti Ngurah Rai sudah jalan, Jalan Swatantra sudah jalan, Bekasi Utara sudah bergerak. Tetapi tentu akan ada tahapan,” ujar dia.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjut Tri, akan menentukan titik prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran daerah. Ia memastikan perbaikan jalan menjadi fokus utama agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar