Breaking News
Trending Tags

Lampaui Kebumen, Tambak Udang Raksasa NTT Capai 2.000 Hektare

  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kawasan tambak udang terintegrasi berskala besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini diklaim menjadi kawasan tambak udang terbesar di Indonesia sekaligus mendorong pemerataan pembangunan budidaya di luar Pulau Jawa.

‎Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu, menegaskan pemilihan Waingapu selaras dengan pendekatan Indonesia-sentris yang tengah dijalankan pemerintah. Lokasi tersebut dinilai memenuhi aspek teknis serta memiliki ketersediaan lahan yang memadai.

‎”Kan Indonesia bukan hanya Jawa, Indonesia sentris. Di sana ada hamparan lahan yang luas, clear and clean, serta free, sudah menjadi haknya KKP. Jadi luasnya 2.000 hektare,” ujar Haeru di kantor KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

‎Menurut dia, luas kawasan tambak di Waingapu jauh melampaui proyek serupa yang pernah dibangun di Kebumen, Jawa Tengah.

‎”Jauh, Kebumen cuma 100 hektare. Di sana (Waingapu) 2.000 hektare. Ini kan ada 20 kali lipatnya ya,” katanya.

‎Kawasan tambak ini dirancang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fasilitas pembenihan, pabrik pakan, pabrik es, hingga cold storage akan berada dalam satu kawasan guna menekan biaya logistik dan menjaga mutu produksi.

‎”(Tambak udang di Waingapu) terbesar, terintegrasi. Nanti akan ada end to end-nya, ada hulu hilirnya, ada pembenihannya, ada pakannya, ada pabrik esnya, ada cold storage-nya, ada segala macam. Semuanya didekatkan di sana. Sehingga menjadi betul-betul udang yang premium, dan harganya bagus,” jelasnya.

‎Pembangunan kawasan diproyeksikan rampung dalam dua hingga tiga tahun. Namun, KKP menargetkan sebagian area sudah dapat beroperasi pada tahun ini.

‎”Itu (target pembangunan) 2-3 tahun. Tapi kita upayakan di tahun ini sudah ada sebagian yang sudah bisa dioperasionalkan. Kita dorong,” ujar Haeru.

‎Pada tahap awal, dua klaster ditargetkan mulai berjalan dari total 12 klaster yang direncanakan. Setiap klaster terdiri atas 128 petak tambak.

‎”Dua kluster paling tidak sudah bisa operasional tahun ini, dari total 12 kluster. Dua klaster itu.. satu klusternya 128 petak. Jadi kalau 2 klaster, 256 petak,” katanya.

‎Secara penuh, kawasan tambak udang Waingapu ditargetkan memproduksi hingga 52.000 ton udang vaname per tahun. Komoditas ini selama ini menjadi tulang punggung ekspor perikanan Indonesia.

‎”Total kapasitas produksinya nanti kalau semua (pembangunan sudah) jadi 52 ribu ton udang per tahun,” sebut dia.a

‎Haeru menyampaikan produksi udang nasional saat ini berada pada kisaran 1,2–1,3 juta ton per tahun dengan nilai ekonomi sekitar 5,5 miliar dollar AS. Dari angka tersebut, nilai ekspor berkisar 1,6–2,2 miliar dollar AS per tahun.

‎Ketergantungan terhadap pasar Amerika Serikat masih tinggi, yakni 67–70 persen dari total ekspor.

‎”Ekspor 67%-70% ke Amerika. Makanya isu Cesium 137 kemarin kan sangat berdampak,” ujarnya.

‎Pemerintah kini membuka peluang perluasan pasar ke Eropa, Asia Timur, Jepang, Korea, hingga Timur Tengah.

‎”Ekspor sementara ini masih ke Amerika, tapi Ditjen PDSPKP sedang menjajaki ke Eropa, kemudian ke Asia Timur, Jepang, Korea, dan ke Timur Tengah,” kata Haeru.

‎Dari sisi ketenagakerjaan, proyek tambak udang terintegrasi ini diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

‎”Tenaga kerja banyak, ribuan. Itu sudah dikelola oleh badan SDM KKP,” ujarnya.

‎Adapun nilai investasi pembangunan kawasan mencapai sekitar 500 juta dollar AS atau setara Rp7,2 triliun. Pendanaan dilakukan melalui skema Kredit Swasta Asing (KSA) atau pinjaman luar negeri.

‎”(Tambak di Waingapu) sistemnya pinjaman, KSA atau kredit swasta asing, Rp7,2 triliun. Detailnya skema atau mekanismenya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kalau kami dapat duitnya kemudian menerima, dan membangun, itu tanggung jawab kami,” pungkasnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Kejagung Geledah Kantor Ombudsman, Cium Aroma Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CPO

    Kejagung Geledah Kantor Ombudsman, Cium Aroma Perintangan Penyidikan Kasus Korupsi CPO

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung mendalami dugaan intervensi lembaga negara dalam skandal korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Penyidik menggeledah kantor dan rumah salah satu Komisioner Ombudsman RI terkait dugaan perintangan penyidikan (obstruction of justice), Senin (9/3/2026). Penggeledahan itu merupakan babak […]

  • Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Dari tanah tandus Gunung Kidul, lahir seorang anak yang tak sekadar bermimpi, tapi mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia. Namanya Veda Ega Pratama. Di usia belia, Veda menyalakan asa dari lintasan parkiran Pasar Sapi Wonosari, bukan dari sirkuit mewah, tapi dari debu dan semangat. Ia ditempa oleh sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional. […]

  • Diduga Terima Suap dari Bandar Narkoba, Kapolres Bima Kota Diperiksa Mabes Polri

    Diduga Terima Suap dari Bandar Narkoba, Kapolres Bima Kota Diperiksa Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memeriksaa Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro terkait dugaan keterlibatan perwira menengah ini dalam pusaran kasus narkoba, termasuk dugaan menerima suap senilai Rp1 miliar dari bandar sabu kelas kakap. Informasi pemeriksaan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas […]

  • Kompol Seala Syah Alam Tindak Tegas 17 Remaja Konvoi Flare di Ciledug Raya: Sanksinya Bersihkan Selokan!

    Kompol Seala Syah Alam Tindak Tegas 17 Remaja Konvoi Flare di Ciledug Raya: Sanksinya Bersihkan Selokan!

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polsek Pesanggrahan bergerak cepat merespons keresahan warga terkait aksi konvoi remaja pembawa ‘flare’ dan kembang api yang viral di media sosial. Sebanyak 17 remaja yang kedapatan mengganggu ketertiban umum di kawasan Jakarta Selatan kini berhasil diamankan petugas. Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan jawaban atas laporan masyarakat yang […]

  • Kuasa hukum Youtuber Nusantara memastikan laporan terhadap Roy Suryo masih berjalan di Polda Metro Jaya. Sebanyak 84 laporan disebut telah diperiksa penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Laporan Roy Suryo Terus Diproses, Kuasa Hukum Buka Fakta

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Tim kuasa hukum Youtuber Nusantara menegaskan proses hukum terkait laporan terhadap Roy Suryo masih terus berjalan di Polda Metro Jaya. Pernyataan itu disampaikan usai pemeriksaan Ketua Umum Youtuber Nusantara, Agri Fanani, pada Selasa (12/5/2026). ‎Ketua Tim Kuasa Hukum Youtuber Nusantara, Ade Darmawan, mengatakan penyidik masih aktif mendalami laporan yang telah masuk. Menurut […]

  • Kasus penipuan pinjaman di Padangsidimpuan menyeret 34 polisi sebagai korban. Gaji terpotong, keluarga terdampak, dua tersangka telah ditetapkan. (Foto: ReportaseNews/Angga)

    ‎34 Polisi Tertipu di Padangsidimpuan, Gaji Dipotong hingga Rp300 Ribu

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Angga
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Sebagian keluarga anggota kepolisian di Padangsidimpuan menghadapi tekanan ekonomi berat setelah terungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan pinjaman bank. Sedikitnya 34 personel menjadi korban dalam skema kredit dengan jaminan surat keputusan (SK) yang berujung pemotongan gaji. ‎Penyidik Polres Padangsidimpuan telah menetapkan dua tersangka, yakni mantan personel kepolisian setempat Risdianto Lubis dan istrinya, […]

expand_less