Gresik, reportasenews.com – Jelang Pilgub Jawa Timur 2018, Wakil Bupati (Wabup) Gresik H Moh Qosim mengajak seluruh masyarakat Gresik untuk bersama-sama menciptakan situasi aman dan kondusif. Wabup juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 27 Juni mendatang.
“Meskipun berbeda pilihannya, yang penting tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar Wabup Qosim
saat membuka sosialisasi dan cipta kondisi yang berlangsung di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Rabu (30/05/2018) kemarin.
Wabup menilai bahwa sosialisasi dan cipta kondisi ini sangat penting. Sebab, TNI-Polri tidak dapat bekerja sendiri untuk mengamankan jalannya Pilgub. Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu Sri Bintoro, Pasi Intel Kodim 0817 Gresik Kapt. Kusmadi, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta perwakilan dari aparatur desa se-Kabupaten Gresik.
“Menciptakan situasi keamanan dan kondusifitas serta antisipasi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) adalah kewajiban kita bersama termasuk seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Gresik,” ucap Wabup.
Disisi lain, cipta kondisi (cipkon) menurut Wabup adalah untuk meningkatkan efektifitas dan memaksimalkan fungsi kinerja Pemkab Gresik dan juga memantabkan sinergitas 3 pilar dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga di tingkat desa.
Sementara Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya masing masing demi suksesnya Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tahun 2018.
“Kami berpesan kepada masyarakat untuk tidak mempermasalahkan adanya suatu perbedaan pilihan. Sebab, dalam era demokrasi seperti ini, berbeda pilihan menjadi suatu hal yang biasa. Jangan sampai karena adanya perbedaan pilihan menjadikan suatu permusuhan yang dapat memecah persatuan bangsa,” jelas AKBP Wahyu SB. (dik)
Attachments area
Tag:

