KAI Pulihkan Jalur Rel Bumiayu setelah Lumpuh 14 Jam Akibat Anjlokan
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

PT KAI Daop 5 Purwokerto berhasil menormalisasi jalur rel di emplasemen Stasiun Bumiayu yang sempat lumpuh total sejak Senin (6/4/2026). (Foto: ReportaseNews/Kus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Purwokerto, ReportaseNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto akhirnya berhasil menormalisasi jalur rel di emplasemen Stasiun Bumiayu yang sempat lumpuh total sejak Senin (6/4/2026) siang.
Jalur tersebut kembali dapat dilalui oleh rangkaian kereta api pada Selasa (7/4/2026) pukul 04.08 WIB setelah tim tanggap darurat melakukan proses evakuasi dan perbaikan intensif selama kurang lebih 14 jam.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan pemulihan ini merupakan prioritas utama perusahaan untuk mengembalikan konektivitas perjalanan yang terganggu sejak pukul 14.15 WIB kemarin.
Proses penanganan di lapangan mencakup evakuasi sarana KA Bangunkarta yang mengalami anjlokan serta perbaikan geometri jalur rel yang terdampak secara signifikan.
“Seluruh tim di lapangan bekerja secara maksimal dan nonstop untuk memastikan jalur bisa segera digunakan kembali,” ujar As’ad.
Meskipun jalur sudah mulai dibuka untuk lalu lintas kereta api, pihak KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan bagi setiap rangkaian yang melintas di titik tersebut. Hal ini sebagai prosedur keselamatan untuk memantau kondisi rel pasca-perbaikan besar sebelum nantinya diizinkan kembali ke kecepatan normal.
As’ad mengatakan pihaknya masih melakukan pengawasan ketat dan pengerjaan tahap akhir agar jalur benar-benar stabil.
“Kami masih melanjutkan tahap normalisasi jalur. Dalam waktu dekat, kami harapkan jalur ini dapat dilalui dengan kecepatan normal,” katanya.
Sebelumnya, insiden ini berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto. Tercatat sembilan perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan dan 35 perjalanan lainnya harus mengalami rekayasa rute guna menghindari titik gangguan.
KAI menyampaikan apresiasi atas dedikasi petugas di lapangan yang berhasil mempercepat proses pemulihan, sehingga gangguan tidak berlarut lebih lama. (Kus/RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar