Kapolda Metro Jaya Buka Kanal Aduan, Kritik Wartawan Jadi Evaluasi
- calendar_month 20 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto membuka kanal aduan WhatsApp 08118129494 dan menyerap kritik wartawan untuk meningkatkan transparansi serta pelayanan kepolisian. (Bud)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto membuka saluran pengaduan masyarakat melalui WhatsApp di nomor 08118129494 sebagai upaya memperkuat transparansi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Kanal tersebut juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait kinerja personel maupun pelayanan di lingkungan Polda Metro Jaya.
Komitmen itu disampaikan Dadang saat menggelar silaturahmi dan dialog bersama insan pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap kritik, saran, dan masukan dari wartawan sebagai bahan evaluasi pembenahan institusi kepolisian.
“Siang ini saya ingin bertemu dengan rekan-rekan wartawan. Tujuannya sebenarnya satu, saya ingin mendengar,” kata Dadang di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Dadang menilai masukan dari kalangan jurnalis memiliki peran penting dalam mengidentifikasi berbagai persoalan pelayanan publik yang perlu segera dibenahi. Menurut dia, evaluasi tidak hanya menyangkut kinerja personel di lapangan, tetapi juga sistem dan tata kelola manajemen pelayanan kepolisian.
Ia menegaskan, kritik yang disampaikan media harus menjadi bahan pertimbangan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme anggota kepolisian.
“Ini sangat berharga buat saya. Dan ini akan saya pikirkan dan tindak lanjuti,” ujarnya.
Selain membuka saluran pengaduan melalui WhatsApp, Polda Metro Jaya juga menyediakan mekanisme penyampaian laporan melalui fungsi pengawasan internal dan Profesi dan Pengamanan (Propam). Setiap aspirasi yang diterima diharapkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Dadang turut menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan insan pers. Menurut dia, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan berbagai dinamika dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi perhatian aparat penegak hukum.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan dan sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Dadang berharap keterbukaan terhadap kritik dapat mendorong jajaran Polda Metro Jaya menghadirkan pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Jadi kita kerja untuk melayani, melayani Jakarta. Itu harus kita lakukan,” tegasnya.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar