“I am Zlatan” Real Unique!
Coach Jose Mourinho pernah menjelaskan tentang kepribadian Zlatan Ibrahimovic dalam kalimat yang sangat bertolak belakang dengan anggapan banyak orang terhadap sang pemain.

Menurut pelatih asal Portugal itu Ibra memang beda.
“Ibrahimovic adalah pribadi yang unik, bahkan dia memiliki sense of humor yang tinggi. Pernah, saat di Inter, dia ditanya tentang seperti apa dia melukiskan dirinya. Lalu, Ibra menjawab bahwa dirinya ibarat ‘dewa’. Lalu, setelah itu, dia tertawa terbahak-bahak setelah si penanya pergi”, cerita Mourinho.

Gambaran lebih jauh perihal diri Ibra tertuang dalam biografinya yang berjudul “I am Zlatan”. Satu hal lain yang turut membentuk kepribadian seorang Ibra tak lain fakta bahwa Ibra pernah hidup dan bermain sepakbola di Belanda. Ibra bergabung dengan Ajax sejak usianya belum 20 tahun.

Selain suka berterus terang, masyarakat Belanda juga punya selera humor tersendiri yang boleh jadi tidak umum di negeri lain, misalnya, menertawakan kesalahan dan atau kecerobohan diri sendiri. Tapi, dengan maksud positif.
Selama tiga musim di Ajax, Zlatan Ibrahimovic sempat bermain bersama nama-nama besar seperti Cristian Chivu dan Rafael van der Vaart. Persaingan untuk menjadi starter di klub sekaliber Ajax pastilah tak mudah.
Di Ajax-lah Ibra mulai menempa diri, mengenal dan membiasakan diri dengan kerasnya persaingan. Sekaligus, dia beruntung mendapatkan bimbingan dari pemain-pemain hebat dari klub jawara Belanda itu di bawah asuhan Coach Ronald Koeman.

Episode karirnya di Italia yang penuh sukses di Juventus dipastikan membuat Ibra semakin penuh percaya diri, dan tak pernah takut pada tantangan. Serie A adalah liga yang tak cuma keras tapi juga penuh intrik dan intimidasi, sesuatu yang biasa dilakukan bek-bek di Italia.

Benar, untuk mengenal seorang Zlatan Ibrahimovic cukup dengan memutar ulang rekaman video gol-golnya yang luar biasa. Termasuk gol akrobatiknya, saat memimpin timnas Swedia, ke gawang Inggris yang dikawal Joe Hart pada tahun 2013.

Gol itu, diciptakan Ibra melalui tendangan bicycle kick, atau tendangan salto, dari jarak hampir 40 meter, dan terpilih menjadi FIFA Goal of the Year untuk 2013!

Tetapi, untuk memahami karakter dan kepribadiannya, orang harus melihat jauh ke belakang karirnya. Bahkan, mungkin, orang perlu pula menengok latar budaya dan negeri asalnya.