Jepang, reportasenews.com – Menteri Pertahanan Jepang, Tomomi Inada menyebutkan Korea Utara telah meluncurkan rudal tipe baru pada hari Minggu, karena proyektil mencapai ketinggian lebih dari 1.200 mil.
Jepang menganggap bahwa ketinggian dugaan rudal yang diluncurkan oleh Korea Utara pada hari Minggu, berjumlah lebih dari 2.000 kilometer (1.242 mil), kata Inada.
“Kami menganggap bahwa rudal tersebut terbang di ketinggian melebihi 2.000 kilometer, bisa jadi jenis rudal baru,” kata Inada pada sebuah konferensi pers di Tokyo.
Sebelumnya pada hari itu, media melaporkan mengutip Kepala Staf Gabungan Korea Selatan bahwa Pyongyang telah meluncurkan rudal tak dikenal, yang diduga merupakan jenis balistik, di sekitar Kusong, Provinsi Pyongan Utara, yang terbang sekitar 430 mil dan jatuh di Laut Jepang. .
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa rudal itu diduga terbang selama 30 menit tidak mencapai zona ekonomi eksklusif Jepang.
Pada saat yang sama, Komando Pasifik AS mengatakan bahwa mereka telah mendeteksi dan melacak peluncuran rudal Korea Utara, namun tidak ada konfirmasi bahwa itu termasuk jenis rudal balistik antar benua. Komando AS menambahkan bahwa rudal tersebut tidak mengancam keamanan Amerika.
Media Jepang melaporkan sebelumnya pada hari Minggu mengutip sumber pemerintah bahwa ketinggian penerbangan maksimum rudal Korea Utara berjumlah lebih dari 1.000 kilometer (621 mil). (Hsg)

