Jayapura, reportasenews.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia Wilayah Papua, Ustad KH Syaipul Islami Al Payage menyampaikan pada seluruh bangsa indonesia agar tidak membesarkan soal bendera Israel yang dikibarkan Gereja Sion Kids di Jayapura dan sempat viral.

“masalah bendera israel tidak perlu di besar – besarkan karena bendera isreal itu sama saja dengan bendera palestina yang juga dikibarkan di tempat lain”. Tuturnya saat di wawancarai reportasenews.com

Payage menambahkan bahwa indonesia tidak perlu panik dalam menyikapi bendera Israel yang berkibar beberapa waktu lalu karena dibawa oleh masyarakat yang konvoi.

“Jadi ini adalah sesuatu yang tidak perlu kita panik dan pikirkan,  yang penting itu adalah bendera itu memiliki hal privasi dan pribadi masyarakat  indonesia, Apalagi kita bangsa indonesia adalah bangsa yang memganut keberagaman agama yang harus dihargai ” . Tegasnya.

Payage juga menghimbau kepada Para Pejabat dan tokoh nasional agar yang dipikirkan dan ditanggapi harusnya masalah kemiskinan dan pendidikan bukannya soal bendera.

“Saya ingin sampaikan para pejabat dan tokoh nasional harusnya mempersoalkan persoalan yg besar seperti masalah kemiskinan di papua, pendidikan , ketertinggalan dipapua , bukannya berbicara soal bendera”. Ungkapnya.

Viralnya konvoi yang membawa bendera Israel terjadi pada Senin pekan lalu dimana Gereja Sion Kids melaksanakan kegiatan KKR di akhiri dengan konvoi. Video konvoi kemudian direkam oleh warga dan diunggah di youtube sehingga menjadi viral.

Kapolda Papua yang dikonfirmasi membenarkan adanya konvoi dan saat ini panitia kegiatan telah dipanggil untuk dimintai keterangan maksud dari adanya bendera israel, padahal sikap politik indonesia adalah mendukung palestina. ( riy )