Jakarta, Reportasenews – Angka hunian pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran terus menurun. Saat ini jumlah pasien stabil di bawah 500 orang. Jika kondisi ini bisa terus dipertahankan, diperkirakan pandemi Covid-19 akan memasuki tahap landai.

Namun demikian masyarakat tetap harus waspada dan semua pihak diharapkan terus disiplin menjalankan protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 benar-benar menuju titik akhir.

Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, MH, Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran menyampaikan data terkini situasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran kepada wartawan secara online, Minggu malam, 19 September 2021.

“Alhamdulillah, trennya terus menurun. Mudah-mudahan berlanjut dan stabil di bawah 500,” kata Mayjen Tugas Ratmono.

Menurut dokter militer yang juga Kepala Pusat Kesehatan TNI ini, jumlah pasien Covid-19 hari ini sebanyak 493 orang. Dengan jumlah 493 pasien, angka hunian sebesar 6,25 persen. Total kapasitas hunian adalah 7.894 bed.

Aktifitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat disaat jumlah pasien terus menurun . (foto.dik)

Penurunan jumlah pasien karena pasien yang sembuh dan kemudian pulang lebih banyak dari pasien yang masuk.

“Hari ini pasien masuk untuk rawat inap 35 orang, sedangkan pasien yang pulang 38 orang. Jadi jumlah akhir pasien menurun,” kata perwira tinggi bintang dua kelahiran Kebumen, Jawa Tengah.

Mayjen Tugas Ratmono menceritakan saat ia pertama kali menjabat Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran pada tanggal 30 Juni 2020, jumlah pasien Covid-19 saat itu sebanyak 589 orang. Setelah itu jumlah pasien terus meningkat hingga puncaknya mencapai 7.167 pada 30 Juni 2021.

“Saat ini 493 pasien, berarti sudah lebih rendah dibandingkan angka di akhir Juni 2020 saat saya mendapat amanah memimpin RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Semoga angkanya terus turun,” harap dokter lulusan Fakultas Kedokteran UGM tahun 1990.

Secara kumulatif, hingga hari ini, jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah mencapai angka ratusan ribu orang, tepatnya 100.277 pasien. “Angka kesembuhannya 98,23 persen,” terangnya.

Mayjen Tugas menyerukan semua pihak untuk terus menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Menurutnya kewaspadaan dengan cara mematuhi protokol kesehatan 5M adalah hal terpenting agar kasus Covid-19 tidak kembali naik.

“Saya sudah lebih dari setahun di sini. Dari data-data, jika ada kelengahan dalam menjalankan protokol kesehatan, pasti pasien yang datang meningkat. Jumlah pasien di Wisma Atlet ini menggambarkan secara akurat kondisi pandemi Covid-19,” pungkas dokter spesialis saraf ini. (MM)