Situbondo,reportasenews.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tahun 2019, Jumat (28/11/2019)  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, menggelar stand kesehatan tempoe doeloe.

Puncak kegiatan HKN tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinkes Kabupaten Situbondo, dengan diikuti seluruh puskesmas dan  tiga RSU milik Pemkab Situbondo Situbondo.

Usai memantau seluruh stand bersama Wabup Yoyok Mulyadi, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto berpesan kepada insan kesehatan agar memperbaiki layanan kesehatan khususnya kepada pasien miskin, atau peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS),  dalam momen peringatan HKN ke-55 Tahun 2019.

“Banyak pengaduan dari penerima layanan terkait buruknya pelayanan kesehatan yang diterima pasien saat dirawat, khususnya pasien KIS bantuan dari pemerintah pusat,” ujar Bupati Situbondo Dadang Wigiarto , Jumat (29/11/2019).

Menurutnya, pengaduan buruknya layanan  kesehatan tersebut langsung dilayangkan kepada Bupati, baik berupa SMS, telepon, bahkan warga  bertemu langsung. Bahwasanya, sebagian prilaku petugas masih judes dalam melayani pasien tidak mampu, dan tidak taat terhadap aturan yang ada.

“Kemarin juga terkait ambulance, jaraknya hanya sekitar 15 kilometer saja sudah ditarik Rp1,5 juta. Jangan sampai biaya ambulance jadi beban berat bagi pasien,” ujar Bupati Dadang Wigiarto.

Bupati mengajak insan kesehatan khususnya petugas puskesmas dan rumah sakit, agar dalam bekerja berpedoman terhadap aturan yang sudah dibuat.

“Memang secara umum pelayanan kita sudah baik, tapi untuk orang per orang, masih banyak yang melanggar aturan. Jangan sampai prilaku satu atau dua orang oknum itu, merusak tatanan yang sudah dibuat,” bebernya.

Apalagi, Pemkab Situbondo baru saja mendapatkan penghargaan dari Ombudsman terkait pelayanan publik yang dinyatakan sudah baik. Penghargaan tersebut harus diiringi dengan meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Abu Bakar Abdi mengaku, bahwa pelayanan kesehatan di wilayah Situbondo, baik di puskesmas ataupun di rumah sakit umum daerah (RSUD), sudah baik. “Pelayanan kita sudah baik kok,” ujar Abu Bakar Abdi singkat,

Mengenai pesan Bupati agar petugas kesehatan memperbaiki pelayanan, Kepala Dinas Sosial itu mengatakan, akan melakukan evaluasi pelayanan agar stigma pelayanan petugas kesehatan yang judes bisa berangsur-angsur hilang.

Pantauan Reportasenesw.com dilapangan, dalam  peringatan HKN ke-55 dengan tema ‘Before After’ berlangsung meriah, karena ada puluhan stand dari 20 puskesmas dan enam rumah sakit yang mengikuti pameran bertajuk ‘Produk Toga’.

Puluhan aneka makanan kuliner dipamerkan, termasuk jamu tradisional, seperti beras kencur, sinom dan kunci suruh. Sedangkan untuk makanan jenis kudapan, ada kue kelepon, kucur, dadar gulung, dan kue serabi.

“Saya bangga dengan keluarga besar Dinas Kesehatan dan jajarannya. Terus bekerja keras, terutama meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat Situbondo tercinta,”pungkasnya.(fat)