Situbondo,reportasenews.com – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 75 Tahun 2021, Kapolres Situbondo AKBP Achmad Imam Rifai, memberikan kejutan kepada sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Selain memberikan kue tart, melalui Kapolres AKBP Achmad Imam Rifai melalui Paur Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo, juga memberikan ratusan masker dan puluhan hand sanitiser kepada sejumlah wartawan di Kota Situbondo.
Paur Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, pihaknya sengaja memberikan kue tart, ratusan masker, dan puluhan hand sanitizer kepada sejumlah wartawan Situbondo, mengingat pandemi masih mewabah di Kabupaten Situbondo.
“Wartawan adalah mitra Polri, untuk itu Kapolres mengucapkan selamat HPN. Semoga sinergitas dan kerja sama yang sudah terjalin baik ini terus berlanjut untuk kemajuan Polres Situbondo, sedangkan masker dan hand sanitizer ini, diharapkan dapat mempemudah tugas teman-teman ditengah pandemi Covid-19, “kata Iptu Nanang Priyambodo,
Iptu Nanang juga berharap, para wartawan Situbondo mendukungan dan membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan, dengan cara menerapkan 5M untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Situbondo.”Mengingat kasus Covid-19 makin bertambah. Bahkan, saat ini, sudah mencapai 2260 kasus, sedangkan pasien sembuh mencapai 2035 orang,”pungkasnya.
Sementara itu, Fatur salah seorang wartawan media online di Kota Situbondo mengatakan, dirinya mewakili teman-teman jurnalis Situbondo mengucapkan terima kasih kepada Kapolres AKBP Achmad Imam Rifai, yang telah memberikan kejutan memberikan kue tart, masker dan hand sanitizer pada momen HPN tahun 2021.
“Saya mewakili teman-teman jurnalis mengucapkan terima kasih kepada Kapolres. Sebab, masker dan sanitizer itu sangat dibutuhkan oleh teman-teman saat bertugas,”ujar Fatur Bari.
Pria yang akrab dipanggil Fatur menegaskan, jika kritik dan tulisan terhadap jajaran Polres Situbondo itu, merupakan bentuk fungsi kontrol wartawan. Itupun demi kemajuan Kabupaten Situbondo ke depan.
“Tulisan kritis teman-teman wartawan baik kepada pemerintah maupun penegak hukum, semata-mata bentuk tanggung jawab dari fungsi kontrol agar lebih baik,”pungkasnya. (fat)

