Polda Metro Jaya Waspadai Balap Liar dan SOTR Saat Ramadan
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: RN/HO-Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan. Perubahan pola aktivitas warga dinilai berpotensi memicu kerawanan di sejumlah titik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dinamika masyarakat meningkat signifikan selama Ramadan, terutama pada malam hingga dini hari.
”Perputaran ritme pola hidup di bulan suci Ramadan pasti akan berbeda. Artinya, ada peningkatan terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian masyarakat, tentunya juga ada titik krusial, yaitu munculnya gangguan kamtibmas,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).
Ia menyebut, gangguan yang kerap muncul antara lain balap liar dan kegiatan sahur on the road (SOTR) yang tidak terorganisir dengan baik.
”Harusnya, kita memberikan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi malah dijadikan untuk kumpul-kumpul, menggunakan minum-minuman keras, atau bahkan memicu terjadinya tawuran,” ujar Budi.
Kepolisian meminta peran aktif keluarga untuk mengawasi dan mengarahkan aktivitas anak-anak agar tidak terlibat kegiatan yang berpotensi melanggar hukum.
Selain itu, pembagian takjil di jalan raya juga menjadi perhatian. Polisi mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan.
”Tidak berbahaya bagi penerima dan pemberi takjil. Ini kan kadang-kadang ada di ruas yang jalur cepat ataupun di daerah tikungan. Nah, ini membahayakan penerima dan pemberi,” tutur Budi.
Terkait kegiatan SOTR, kepolisian meminta penyelenggara melakukan persiapan matang, termasuk pengaturan rute, jumlah kendaraan, serta koordinasi dengan pihak penerima bantuan.
”Maka diatur regulasinya, arus lalu lintasnya, konvoinya berapa banyak kendaraan, tepat sasaran ke mana, si penerima sudah dihubungin belum? Jadi, enggak keliling secara konvoi enggak jelas,” ungkap Budi.
Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang siaga selama 24 jam. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar