Situbondo,reportasenews.com – Seorang  pria tanpa identitas yang ditemukan pingsan di Terminal Kota Situbondo, akhirnya meninggal dunia, setelah menjalani rawat inap  selama hari  di RSUD Asembagus, Kabupaten Situbondo.

Pria  tanpa identitas yang diperkirakan berusia 50 tahunan itu meninggal dunia di RSUD Asembagus, Situbondo,  karena mengalami gangguan  pada  pernafasan, akibat penyakit  tuberculosis TBC yang dideritanya.
Direktur RSUD Asembagus, drg Sugiyono mengatakan, pria yang diperkirakan berumur 50 tahun itu, mengalami gangguan di pernafasan. Diduga kuat mengalami TBC. Hal itu diperkuat setelah petugas medis  melakukan rontgen.

“Selama tiga hari, pria itu tidak  kunjung sadar. Namun, akhirnya pria dengan ciri-ciri kurus dengan tinggi sekitar 160 centimeter  dan berkumis serta berjenggot  itu meninggal dunia ,”kata drg Sugiyono, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya,  karena pria paruhbaya yang meninggal dunia RSUD Asembagus, Situbondo, dengan ciri-ciri  mengenakan kaos oblong,  lengan panjang berwarna biru dibagian kanan tertulis logo 2TR1 itu, diketahui tidak ada identitasnya.

”Sehingga setelah kami melakukan koordinasi Kapolsek AKP Sulaiman, akhirnya  almarhum di makamkan TPU Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Situbondo,”ujar drg Sugiyono.

drg Sugiyono menegaskan, pria tanpa identitas yang diperkirakan  berusia  50 tahunan itu ditemukan dalam keadaan pingsan di Terminal  Kota Situbondo. Sempat dilarikan ke Puskesmas Panji untuk pertolongan pertama.” Hendak di rujuk ke RSUD Abdeor Rahem tapi penuh. Kemudian dikirim ke RSUD Asembagus,”bebernya.

Lebih jauh drg Sugiyono mengatakan, untuk mengungkap idenitasnya,  Kapolsek Asembagus sempat mendatangkan tim Inafis Polres Situbondo. Sayangnya,  petugas Inafis tidak berhasil  mengungkap identitas pria tersebut, karena yang bersangkutan tidak terdaftar di e-KTP.

“Informasinya orang Jember. Kami juga telah menyebar informasi itu ke beberapa pegiat sosial. Tapi tak ada kabar,”pungkasnya. (fat)