VIDEO: Menteri Pigai Sebut Pers dan Pemerintah Saling Jaga Independensi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. (Foto: ReportaseNews/RN-02)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan hubungan antara pers dan pemerintah harus dibangun dengan prinsip saling menjaga independensi, tetapi tetap membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat demokrasi.
Pigai menyampaikan hal itu saat Kick Off dan Launching Program Media Pers dan Pembangunan Peradaban HAM yang diadakan Kementerian HAM di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurut Pigai, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai hak asasi manusia kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari penguatan demokrasi di Indonesia.
“Kita simbiosis interdependen. Saling menjaga independensi tapi saling kolaborasi di antara kita,” kata Pigai.
Dia menilai hubungan yang sehat antara pemerintah dan media dibutuhkan agar informasi publik tetap terjaga akurasinya serta mampu mendorong kesadaran masyarakat terhadap isu hak asasi manusia.
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian HAM juga memperkenalkan sejumlah program yang ditujukan untuk kalangan jurnalis. Program tersebut, antara lain kelas HAM bagi jurnalis, fellowship jurnalistik HAM, serta penghargaan karya jurnalistik HAM.
Melalui program ini, pemerintah berharap pemahaman jurnalis mengenai isu hak asasi manusia semakin meningkat, sehingga pemberitaan mengenai HAM di ruang publik dapat disampaikan secara lebih komprehensif kepada masyarakat.
Program Media Pers dan Pembangunan Peradaban HAM ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah dan media dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan dan penghormatan hak asasi manusia di Indonesia. (RN-02)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar