Viral Dua Polwan Polda NTT Tuntun Ibu Hamil 9 Bulan Melintas Jembatan Putus
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

AKP. Erina Eklesia Behhi dan Aiptu Dewi Padaka saat menuntun ibu hamil yang melintas di jembatan putus. Keduanya berdinas di Direktorat Lalu Lintas Polda NTT.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kupang, ReportaseNews – Seorang ibu hamil dari Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, harus dituntun oleh dua anggota Polwan dari Direktorat Lantas Polda NTT saat melintas di jembatan yang putus di Jalan Timor Raya Kilometer 38 Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Wanita hamil bernama Welhelmina Waty Snae harus dituntun karena salah satu jembatan yang menghubungkan jalur transportasi darat di Pulau Timor terputus total pada Kamis (26/3) pagi saat diantar suaminya menggunakan sepeda motor menuju Rumah Sakit Naibonat.
Video dua polwan menuntun wanita hamil tersebut kemudian viral di media sosial. Dalam beberapa potongan video terlihat kedua polwan tersebut menuntun wanita hamil tersebut melewati jembatan yang putus dan membawanya ke seberang jembatan untuk menumpang mobil Ditlantas Polda NTT untuk dilarikan ke rumah sakit.
Kedua polwan yang viral setelah menuntun ibu hamil tersebut adalah AKP. Erina Eklesia Behhi dan Aiptu Dewi Padaka. Keduanya berdinas di Direktorat Lalu Lintas Polda NTT.
Menurut AKP. Erina Eklesia Behhi, saat itu dia dan anggota dari Subdit Kamsel sedang melakukan pengaturan jalur setelah jembatan di Kilometer 38 Jalan Timor Raya tersebut putus total dan tidak bisa dilewati kendaraan.
“Saat lakukan pengaturan saya lihat ada ibu hamil yang dibonceng suaminya turun dari motor, dan mau menyeberang diujung jembatan yang putus,” kata Erina dikonfirmasi Kamis (26/3).
Melihat kondisi tersebut dia dan Aiptu Dewi Padaka langsung menghampiri ibu hamil tersebut untuk menyeberangi jembatan yang putus.
“Saya dan ibu Dewi langsung jemput di ujung jembatan dan bawa ibu Welhelmina yang sedang hamil besar untuk menyeberang,” ujarnya.
Erina pun langsung memberi perintah agar mobil Ditlantas Polda NTT yang dibawa ke lokasi untuk mengantar ibu hamil tersebut ke RSUD Naibonat.
“Ibu itu mau melahirkan, dan ketuban sudah pecah, makanya kita gerak cepat bawa ke RSU Naibonat,” uangkapnya.
Erina pun mengungkapkan dia dan Aiptu Dewa juga turut mendampingi membawa Welhelmina ke RSUD Naibonat bersama suami ibu tersebut yang saat itu sudah kuatir dengan kondisi Welhelmina.
“Saya bilang ke anggota yang bawa mobil agar berhati-hati karena ketuban sudah pecah, demi keselamatan ibu dan bayi,” jelasnya.
Usai aksi viral tersebut, kedua Polwan tersebut mendapat pujian dari warganet di sejumlah platform media sosial. (EB/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar