Jakarta, reportasenews.com – PT Visi Media Asia Tbk. (Kode Saham: VIVA), induk perusahaan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), ANTV, TV One dan Viva.CO.ID, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Rabu 24 Mei 2017 di Hotel Westin Jakarta.
Dalam RUPST VIVA para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan 2016 dan Laporan Keuangan2016 dan persetujuan untuk menentukan dan menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2017 dan persetujuan atas perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Dalam RUPST VIVA, pemegang saham menyetujui pengangkatan Rosan Perkasa Roslani yang juga ketua KADIN Indonesia menjadi Presiden Komisaris dan Anindra Ardiansyah Bakrie sebagai Wakil Presiden Direktur.
”Pengangkatan baru ini akan memperkuat jajaran Direksi dan Dewan Komisaris VIVA khususnya dalam menghadapi tantangan dan kompetisi industri media Indonesia yang semakin ketat,” imbuh Anindya N Bakrie, Presiden Direktur VIVA dalam Public Expose VIVA usai RUPST dan RUPSLB di Hotel Westin Jakarta tersebut.
Kinerja VIVA sepanjang 2016, sangat positif dengan mencatatkan hasil kinerja keuangan yang sangat baik. Kinerja VIVA yang apik itu tidak terlepas dari keberhasilan ANTV dan TV One dalam meningkatkan audience shares diantara 10 TV Nasional, dimana ANTV konsisten berada di Tier-1 dan TV One terus menjadi TV berita dan olahraga nomor 1 di Indonesia.
“Pertumbuhan pendapatan VIVA di atas rata-rata industri sebesar 27,4 persen pada 2016 yang mencapai Rp 2.685,7 miliar. Ini merupakan buah dari strategi yang tepat. Lebih jauh lagi, marjin EBITDA meningkat menjadi 31,95 persen didukung pertumbuhan pendapatan yang solid serta biaya yang terkendali, sehingga mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp 408,6 miliardibandingkan rugi sebesar Rp 511,8 miliar pada 2015,” papar Anin.
Kinerja VIVA yang kinclong ini berlanjut di kuartal 1 tahun 2017 ditandai dengan peningkatan pendapatan yang signifikandimana VIVA membukukan pendapatan sebesar Rp.665,133 milliar dibandingkan pendapatan kuartal 1 tahun 2016 sebesar Rp.519 milliar atau meningkat sebesar 28,1 persen dan pertumbuhan marjin EBITDA sebesar 22 persen menjadi Rp.214 miliar. Pencapaian VIVA yang baik pada kuartal 1 tahun 2017 ini, merupakan cerminan keberhasilan strategi konvergensi untuk pertumbuhan (convergence for growth), yang telah dijalankan sejak 2014, mensinergikan stasiun televise Free to Air (FTA) ANTV dan TV One dengan portal digital viva.co.id yang meningkatkan keterlibatan (engagement) dengan menggunakan media sosial.
“Paduan tersebut merupakan platform kuat untuk meningkatkan keterlibatan dengan pemirsa (viewers engagement) secara keseluruhan, sehingga VIVA dapat secara optimal menjangkau pemirsanya yang berjumlah sekitar 50 juta rumah tangga (household) agar tetap relevan di era digital yang dinamis ini,” tambah Anin.
Untuk terus mendukung peningkatan kinerja VIVA ke depan,di sisi keuangan VIVA akan terus berusaha menurunkan cost of capital dengan mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah. RUPSLB VIVA kali ini juga telah menyetujui rencana VIVA untuk menjaminkan sebagian atau seluruh aset/kekayaannya dalam rangka mendapatkan pembiayaan dari lembaga perbankan nasional dan internasional.(tat)

