Breaking News
Trending Tags

JK Laporkan Hoaks Rp5 Miliar ke Bareskrim

  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mendatangi Gedung Bareskrim Polri untuk melaporkan dugaan penyebaran informasi tidak benar yang mencatut namanya. Laporan tersebut terkait tudingan bahwa dirinya membiayai penyelidikan terhadap isu ijazah Presiden ke-7 RI.

‎Kalla tiba sekitar pukul 11.00 WIB mengenakan kemeja biru dan didampingi tim kuasa hukum. Ia langsung menuju ruang pelaporan di Gedung Bareskrim Polri.

‎Laporan itu ditujukan kepada peneliti forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar, serta sejumlah akun YouTube yang diduga menyebarkan informasi tersebut. Kalla menilai pernyataan yang beredar telah merusak reputasinya.

‎”Pertama, ini tersebar luas, dan bagi saya, ini suatu penghinaan karena sangat tidak etis bagi saya,” kata Jusuf Kalla, usai membuat laporan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026).

‎Pihak kepolisian menerima laporan tersebut dengan nomor STTL/135/V/2026/BARESKRIM. Kalla menegaskan tudingan yang menyebut dirinya memberikan dana Rp5 miliar tidak berdasar.

‎”Masa saya bayar orang Rp 5 miliar untuk menyelidiki beliau. Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan itu,” ujar JK.

‎Tudingan yang beredar menyebut Kalla sebagai pihak yang diduga membiayai Roy Suryo dan pihak lain untuk mempersoalkan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

‎Kalla membantah keras tuduhan tersebut dan menilai informasi itu mencoreng martabatnya.

‎”Dan itu penghinaan dan merugikan saya, martabat saya, bahwa saya membiayai orang untuk memeriksa atau mengkhianati atau memeriksa Pak Jokowi. Dan saya sekali lagi tidak mau lakukan itu,” tegas JK.

‎Ia menambahkan, langkah pelaporan diambil karena informasi tersebut sudah menyebar luas di ruang publik.

‎”Karena itu sudah menyebar atau apa pun, ya saya laporkan ke polisi atas karena nama baik saya,” sambungnya.

‎Kalla juga menegaskan hubungannya dengan Joko Widodo tetap baik. Ia mengingatkan keduanya pernah bekerja bersama selama lima tahun ketika dirinya menjabat wakil presiden.

‎”Pak Jokowi itu bekas presiden dan saya wakilnya. Kita sama-sama di pemerintahan bersama-sama selama 5 tahun,” pungkasnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Skandal Suap Proyek, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK

    Skandal Suap Proyek, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali kedatangan tersangka hasil operasi senyap. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari mendarat di Jakarta pada Selasa (10/3/2026) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bengkulu. Muhammad Fikri Thobari dibawa ke Gedung KPK setelah tim penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan awal di […]

  • Nelayan Asal Madina Ini Rampas Ponsel dan Paksa IRT Wik-wik di Penginapan

    Nelayan Asal Madina Ini Rampas Ponsel dan Paksa IRT Wik-wik di Penginapan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Satreskrim Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menangkap seorang nelayan berinisial AN (30) asal asal Batu Mundom, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) setelah korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) mengenali wajah pelaku di jalanan dan langsung melaporkannya ke polisi. Korban berinisial N (31) yang mengalami trauma akibat perampasan ponsel […]

  • Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dua Kali Pagi Tadi, Masyarakat Dilarang Mendekat

    Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dua Kali Pagi Tadi, Masyarakat Dilarang Mendekat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Agam, ReportaseNews – Gunung Marapi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami dua kali erupsi pada Kamis (26/3/2026) Pagi. Meskipun aktivitas kegempaan terekam jelas, pengamatan visual terhadap tinggi kolom abu tidak terlihat maksimal lantaran kondisi puncak gunung yang tertutup kabut tebal. Berdasarkan data dari Pos Pengamat […]

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Jaya Blokir 5 Rekening Hanania Travel, Sita Rp110 Juta dari Influencer

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah Hanania Travel. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 124 saksi serta memperluas penyelidikan dengan mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui pemblokiran lima rekening yang diduga terkait dengan perkara tersebut. ‎Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengatakan 124 […]

  • Film CLBK Tawarkan Kisah Cinta di Usia Senja, Sintya Marisca Sebut Ceritanya Penuh Kehangatan Keluarga

    Film CLBK Tawarkan Kisah Cinta di Usia Senja, Sintya Marisca Sebut Ceritanya Penuh Kehangatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Film CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) hadir membawa warna baru di industri perfilman Indonesia dengan mengangkat kisah cinta yang jarang diangkat ke layar lebar, yakni romansa yang tumbuh kembali di usia senja. Film produksi MIR Productions ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026. Mengusung tema keluarga dan kesempatan […]

  • Polisi ungkap motif pembunuhan Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun dipicu dendam lama terkait kasus pembunuhan di Bekasi. (Humas Polres Maluku Tenggara)

    Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama. ‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta. ‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan […]

expand_less