Jubir Sambom: OPM Tembak Aparat Militer di Tambrauw
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Foto. Ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Madiun, ReportaseNews – Juru bicara OPM di wilayah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, melaporkan kembali menembak seorang prajurit TNI, pada Minggu (08/03/2026) pukul 19.00 WIT. Penembakan dilakukan di daerah perbatasan antara Kampung Banfot, Distrik Feef, dengan Kampung Jukbi di Distrik Bamus Bama.
Sejumlah sipil bersenjata yang melakukan penembakan sebagai sinyal tuntutan kemerdekaan Papua Barat itu berasal dari Kodap XXXIII/ Ru Mana Tambrauw.
Mengutip siara pers OPM yang disebarkan, Senin petang (09/03/2026), Sebby Sambom sebagai juru bicaranya mengatakan, pihaknya telah menembak seorang yang disebutnya sebagai prajurit militer Indonesia. Dan pihak Kodap XXXIII dikatakannya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden itu.
“Perang yang selama ini kami lakukan itu, dengan maksud hanya satu tuntutan, yakni kemerdekaan bagi Papua Barat. Dan Kodap XXXIII bertanggung jawab atas pembunuhan itu,” kata Sambom beretorika.
Dia melanjutkan, selain kemerdekaan tanah Papua, pihaknya tidakmenuntut pemenuhan lainnya, seperti pemekaran wilayah, pembangunan dan lainnya.
Untuk meminimalisir terjadinya salah sasaran, Sambom meminta agar warga pendatang dari luar Papua agar segera beranjak keluar dari wilayah itu. Karena wilayah Papua, secara umum, diklaim sebagai daerah konfrontasi antara pemberontak OPM melawan TNI.
Apa yang disampaikan Sambom tersebut pada akhirnya disebut sebagai berita bohong alias hoax, yang memang kerap dilakukan sebagai bentuk propaganda. Lantaran penembakan aparat militer Indonesia oleh para pemberontak yang berafiliasi OPM itu, dibantah Kapendam XVIII/ Kasuari, Letkol Inf Daniel Manalu.
“Info korban tidak ada anggota TNI,” tegas Daniel Manalu menanggapi klaim OPM. (fin/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar