Laga Penuh Aksi, Strategi di Midfield Jadi Kunci

Pertarungan ketat di lapangan tengah, jual beli serangan dan kerja keras kedua penjaga gawang bakal konstan mewarnai laga sepanjang 2 x 45 menit pertandingan di Old Trafford.

Inilah alasan lain mengapa laga Manchester United lawan Liverpool pada pekan ke-21 Liga Primer ini dipandang sebagai partai terpenting.

“Pertarungan di lapangan tengah akan memainkan peranan kunci dalam menentukan hasil laga pada hari Minggu ini di Old Trafford”, kata Danny Murphy mantan gelandang Liverpool yang kini menjadi pundit sepakbola dalam wawancara dengan Match of the Day di BBC.

Para pundit sepakbola Inggris meyakini laga antara Man U dan Liverpool akan menampilkan pertunjukan sepakbola menyerang ala Inggris dengan sentuhan modern, sejak kickoff hingga peluit akhir.

Kedua Manager, Mou dan Klopp, sama-sama ingin menang. Para pemain mereka pun juga ingin menang. Bagi Man U kemenangan akan semakin mendekatkan mereka ke top five bahkan mengancam pemuncak klasemen.

Sedangkan bagi Liverpool hasil tiga poin di kandang lawan nanti sangat penting untuk terus menempel Chelsea dan demi target perburuan gelar juara yang telah sangat lama dirindukan oleh klub dan fans The Reds.

The key is obviously the right strategy!

Coach Juergen Klopp perlu meramu strategi yang lebih jitu karena skuadnya tak diperkuat Mane dan, kemungkinan, Henderson serta Matip. Tapi, Klopp tetap punya alternatif.

Roberto Firmino bersama Daniel Sturridge bisa diandalkan untuk mencetak gol. Tentu saja kalau mereka mampu menampilkan permainan terbaik dan menggalang kerjasama apik di barisan depan.

Andai Klopp mengusung formasi 3-5-2 dengan Firmino dan Sturridge sebagai duet penyerang, maka skema dan efektivitas serangan Liverpool jelas membutuhkan dukungan tiga gelandang dan dua sayap yang dapat memastikan supply bola untuk Firmino dan Sturridge.

Masalahnya, Klopp kehilangan Henderson dalam laga ini. Lantas siapa yang bisa dia andalkan untuk menjalankan peran penyuplai bola? Agaknya tugas berat itu akan dijalankan secara berduet oleh Adam Lallana dan Gio Wijnaldum atau Emre Can.

Cuma, menimbang faktor athleticism, mereka belum setangguh Henderson yang juga punya kemampuan bagus dalam melepas passing khususnya di sepertiga akhir lapangan.

Ingat, para gelandang Liverpool juga dituntut dapat mengimbangi kekuatan para gelandang Man U terutama Paul Pogba yang sangat tangguh secara fisik dan tampil dominan di lapangan tengah dalam sepuluh partai terakhir yang dijalaninya.

“Hanya Henderson yang memiliki kemampuan untuk mengimbangi pace dan kekuatan Pogba”, imbuh Danny Murphy.