Mou Mau Momentum, Klopp Takut The Reds Nge-Drop

Karena itu, sangat beralasan jika Coach Mourinho dan segenap skuad Man United kini mengusung confidence tinggi, bahwa Man U akan mengatasi Liverpool, sekaligus memberi kebahagiaan bagi supporter fanatik mereka di Old Trafford.

Bahkan, tanpa Eric Bailly sekalipun di jantung pertahanan, Man United terkesan sangat percaya diri menghadapi laga versus Liverpool ini.

Kata Danny Murphy, dalam wawancara dengan Match of the Day BBC, partai ini adalah momentum bagi Manchester United untuk menembus top five.

Sebagian kalangan lain di Inggris malah berpandangan Manchester United justru tengah berada di dalam momentum itu dan akan terus mengalahkan lawan-lawannya, unstoppable!

All in all, Man United sangat siap dan penuh confidence, sementara Liverpool terkesan sedikit gamang akibat absennya Sadio Mane dan penurunan permainan seperti saat dikalahkan Southampton, 1-0, pada semifinal leg pertama Piala Liga pada hari Rabu lalu.

Coach Juergen Klopp wajib menyiapkan strategi yang efektif, mudah dipahami dan diterjemahkan para pemainnya di lapangan. Apakah main dengan pola 4-3-3 atau 3-5-2? Lalu, kalau menggunakan formasi yang terakhir maka siapa yang menjadi duet penyerang? Firmino dan Sturridge? Atau Firmino – Divock Origi?

Lantas, siapkah Countinho untuk tampil habis-habisan di partai sebesar laga lawan Man United ini, pada pertandingannya yang pertama usai dibekap cedera panjang?

Sementara, Emre Can, sebagai sosok yang diandalkan untuk mematahkan serangan lawan di lapangan tengah, berkat kemampuan defensive play yang di atas rata-rata, diharapkan mampu menggalang kerjasama dan membangun tembok bersama Wijnaldum.

Lewat gaya gegenpressing ala Klopp, yang kini telah semakin fine-tuned, para pemain The Reds dipastikan akan dilecut oleh sang Manager untuk menekan habis The Red Devils, menyerang tanpa henti guna mencetak gol dan menghasilkan poin. Setidaknya satu poin sebagai imbalan dari hasil seri.

Coach Juergen Klopp pastilah menyadarinya, setidaknya personally, bahwa Liverpool perlu suntikan energi dari hasil positif menghadapi lawan hebat seperti Manchester United. Trend menurunnya permainan Liverpool belakangan ini, terutama kekalahan dari Southampton, tentu sangat disadari dan perlu diwaspadai oleh Klopp agar performa timnya tak semakin drop. Apalagi mengingat jadwal padat yang dihadapi Liverpool dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Jadi, laga di Old Trafford antara tuan rumah The Red Devils dan tamunya The Reds dipastikan berjalan ketat, sengit, saling serang dalam intensitas tinggi, bahkan tensi tinggi, dan banyak gol. Ya, inilah laga yang pantas disebut pertempuran yang sesungguhnya, yang memerah…The Real Red Battle!