Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 266 Unit Kapal Lintas Penyeberangan
- account_circle Handa
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (istimewwa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Untuk memastikan kelancaran, kenyamanan dan keselamatan penumpang yang akan mudik lebaran tahun 2026 di lintas penyebarangan nasional, Kementerian perhubungan telah menyiapkan 266 unit kapal dengan kapasitas angkut sebanyak 6,15 juta penupang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. (18/02/2026)
Dudy mengatakan, untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran moda transportasi laut, pihaknya menggandeng sejumlah kepala daerah, diantaranya dengan Pemerintah Provinsi Lampung, karena daerah itu mempunyai peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran.
Provinsi Lampung, kata Menhub, merupakan “Gerbang Masuk” bagi masyarakat, khususnya dari Pulau Jawa yang akan melakukan perjalanan ke berbagai provinsi di Pulau Sumatra.
Dikatakannya, Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi akan menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan tujuan terpadat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Menhub menjelaskan, berdasarkan t hasil survei, Provinsi Lampung masuk dalam lima besar provinsi tujuan favorit dari wilayah Jabodetabek dengan perkiraan pergerakan masyarakat sebesar 778 ribu orang.
Untuk itu, lanjut Menhub, koordinasi dan sinergi dengan Pemprov Lampung menjadi fondasi penting dalam memastikan arus mudik maupun balik dari dan menuju Pulau Sumatera dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” katanya.
“Seagai Pelabuhan asal, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 813 ribu orang” kata Mehub dikutip dari antara.
Sementara itu, sebagai pelabuhan tujuan, jumlah penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mencapai angka 2,94 juta orang.
Menhub menjelaskan, angka yang ada di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni tidak berdiri sendiri, melainkan perlu digabung dengan potensi pergerakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang mayoritas akan menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.
Lebih lanjut dikatakan Menhub, untuk lintas penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera, terdapat lima jalur penyeberangan yang tersedia, yakni Merak-Bakauheni, Ciwandan-PT Wijaya Karya Beton, Ciwandan-Bakauheni, BBJ Bojonegara-BBJ Muara Pilu, dan PT Krakatau Bandar Samudera-Panjang sebagai contingency plan.(RN-08)
- Penulis: Handa


Saat ini belum ada komentar