Breaking News
Trending Tags

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa di Flores Timur

  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kupang, ReportaseNews – Gempa bumi tektonik berkuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (8/4) tengah malam sekitar pukul 23.17 WIB atau 00.17 Wita.

Berdasarkan data di lapangan dari BMKG, episenter gempa berada di laut sekitar 21 kilometer tenggara Kota Larantuka pada koordinat 8,36 Lintang Selatan dan 123,15 Bujur Timur dengan kedalaman 5 kilometer. Gempa pertama terjadi pukul 23.17 WIB dan diikuti sejumlah gempa susulan hingga siang hari.

Wilayah yang paling terdampak berada di Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur. Di Desa Terong tercatat sebanyak 137 rumah warga terdampak, terdiri dari 33 rumah rusak berat dan 104 rumah rusak ringan. Sementara di Desa Lamahala Jaya sedikitnya 49 rumah mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas umum berupa SPBU 02 Waiwerang dan bagian depan Masjid Jami Al-Ma’ruf di Desa Lamahala Jaya.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan terjadinya gempa.

“Personel Polres Flores Timur bersama TNI, pemerintah daerah dan BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan, membantu evakuasi warga serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman,” ujar Kapolres.

Menurutnya, terdapat enam warga yang mengalami luka akibat gempa. Dua di antaranya mengalami luka berat, yakni Abdul Azam Zaya Putra (16) dan Citra Ibrahim (1), warga Desa Terong. Sementara di Desa Lamahala Jaya, seorang warga bernama Jahria Deran Bali (52) juga mengalami luka berat.

Kapolres menjelaskan, selain pengamanan dan pendataan, pihaknya juga mengerahkan Tim Trauma Healing Polwan Polres Flores Timur untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak.

“Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami trauma pasca gempa. Karena itu kami menurunkan tim Polwan untuk memberikan trauma healing di lokasi pengungsian agar mereka merasa lebih tenang dan aman,” katanya.

Pada Kamis sore, Kapolres Flores Timur bersama Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen meninjau langsung Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya. Keduanya menyerahkan bantuan secara simbolis berupa kasur lipat dan perlengkapan kebutuhan hidup sementara kepada warga terdampak.

Kapolres dan rombongan juga mengecek kesiapan posko pengungsian di halaman rumah warga di Desa Lamahala Jaya serta memeriksa kondisi Masjid Jami Al-Ma’ruf yang mengalami kerusakan cukup parah.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan Polda NTT terus memantau perkembangan situasi di Flores Timur dan telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk membantu penanganan warga terdampak.

“Polda NTT mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, serta mengikuti arahan petugas di lapangan mengingat masih ada potensi gempa susulan,” ujar Kabidhumas.

Ia menambahkan, personel kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah terdampak maupun lokasi pengungsian untuk mencegah gangguan kamtibmas.

“Selain fokus pada keselamatan warga, kami juga memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan tepat sasaran. Kehadiran polisi di lokasi diharapkan dapat memberi rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Kabidhumas Polda NTT juga menyampaikan apresiasi Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., kepada jajaran Polres Flores Timur yang bergerak cepat membantu masyarakat sejak awal terjadinya gempa.

“Bapak Kapolda NTT memberikan apresiasi kepada Kapolres Flores Timur beserta seluruh personel yang sigap turun ke lokasi, melakukan pengamanan, pendataan, evakuasi dan trauma healing kepada warga terdampak. Kehadiran polisi di tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Kapolda NTT melalui Kabidhumas juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta tidak kembali ke rumah yang mengalami kerusakan berat sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

“Masyarakat diharapkan terus waspada terhadap potensi gempa susulan, mengikuti arahan pemerintah dan aparat di lapangan, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.

Hingga Kamis malam, situasi di wilayah terdampak dilaporkan relatif aman dan terkendali. Namun warga masih diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. (EB/RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Suasana haru bercampur kekecewaan menyelimuti Pengadilan Negeri Purwokerto, Kamis (26/3/2026). Pasalnya, majelis hakim menunda sidang pembacaan tuntutan kasus tambang emas ilegal di Desa Pancurendang, Kabupaten Banyumas. Sidang yang semula dinantikan keluarga terdakwa untuk menentukan nasib tiga orang, yakni Slamet Marsono, Gito Zaenal, dan Yanto Susilo, urung digelar sesuai jadwal. Berdasarkan keterangan kuasa […]

  • Polisi ungkap motif pembunuhan Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun dipicu dendam lama terkait kasus pembunuhan di Bekasi. (Humas Polres Maluku Tenggara)

    Motif Dendam Lama, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara, ReportaseNews — Kepolisian mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Aksi pelaku dipicu dendam pribadi yang telah berlangsung lama. ‎Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menjelaskan, konflik antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak keduanya berada di Jakarta. ‎”Motifnya adalah dendam (pribadi). Permasalahan sebelumnya antara pelaku dengan […]

  • Seorang wanita berdandan seperti Patung Liberty untuk protes 'No King' di Paris, Prancis, pada hari Sabtu (28/3/2026). (Foto: AP Photo/Aurelien Morissard)

    Demo “No Kings” Meluas, Kritik Untuk Trump Menguat

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Minneapolis, ReportaseNews – Aksi demonstrasi bertajuk “No Kings” kembali berlangsung di sejumlah kota di Amerika Serikat pada Sabtu (28/3/2026). Unjuk rasa ini menjadi gelombang ketiga sejak Presiden Donald Trump memulai masa jabatan keduanya, sekaligus aksi pertama setelah konflik gabungan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran terjadi satu bulan terakhir. ‎Penyelenggara menyebut lebih dari 3.300 kegiatan […]

  • Sebuah truk bermuatan logistik terguling di Buayan, Kebumen, Minggu 19/4/2026. Warga Gondosuli justru sigap menolong korban dan mengamankan barang agar tak dijarah. Aksi gotong royong ini viral di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar)

    Salut! Warga Kebumen Evakuasi Logistik Truk Kecelakaan Tanpa Dijarah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kebumen, ReportaseNews – Kejadian luar biasa dan patut diapresiasi terjadi di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Alih-alih menjarah, warga justru bahu-membahu menyelamatkan logistik dari truk yang terguling, Minggu (19/4/2026). ‎Insiden kecelakaan tunggal itu menimpa sebuah truk bermuatan besar di kawasan Gondosuli, Buayan. Truk terbalik hingga muatannya tercecer ke jalan. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan […]

  • Polres Cianjur Bangun Rumah, Harapan Baru untuk Nenek Encih di Pagelaran

    Polres Cianjur Bangun Rumah, Harapan Baru untuk Nenek Encih di Pagelaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Cianjur, ReportaseNews – Matahari baru naik ketika aktivitas di Kampung Maga, Desa Pasirbaru, Kecamatan Pagelaran, mulai ramai, Minggu (22/2/2026). Di sebuah rumah sederhana yang nyaris roboh, sejumlah polisi, aparat desa, dan warga berkumpul. Pagi itu bukan sekadar kunjungan biasa. Di sinilah harapan baru untuk Nenek Encih dimulai. Kapolres Cianjur A. Alexander Yurikho Hadi datang langsung […]

  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Keluarga almarhumah Hj. Nur Hayati dan suaminya, H. Fahrizal Piliang, terpaksa membongkar dan memindahkan jenazah pasangan suami-istri itu dari lahan pemakaman keluarga di Huta Lombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Selasa (12/5/2026). Pemindahan makam itu dianggap sebagai titik akhir untuk menyudahi sengketa harta warisan yang melibatkan sesama anggota keluarga dan tak […]

expand_less