Breaking News
Trending Tags

Biadab! Serangan Israel Lumpuhkan Sistem Kesehatan Lebanon

  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Beirut, ReportaseNews — Serangan Israel di Lebanon dalam sebulan terakhir menekan sistem layanan kesehatan hingga berada di ambang krisis. Puluhan tenaga medis dilaporkan tewas, fasilitas kesehatan rusak, dan sejumlah rumah sakit terpaksa menghentikan operasional.

‎Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 53 tenaga medis tewas sejak eskalasi terbaru. Selain itu, 87 ambulans dan pusat layanan kesehatan hancur, serta lima rumah sakit harus ditutup akibat dampak serangan.

‎Koordinator medis Lebanon untuk Doctors Without Borders (MSF), Luna Hammad, menyatakan serangan dan perintah evakuasi massal mempersempit akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

‎“Serangan Israel dan perintah evakuasi menyeluruh memutus akses masyarakat terhadap layanan kesehatan serta memperkecil ruang bagi layanan kesehatan untuk berfungsi,” kata Hammad kepada Al Jazeera, seperti dikutip Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya melihat adanya pola serangan yang terdokumentasi terhadap layanan kesehatan.

‎Eskalasi konflik meningkat sejak (2/4/2026), ketika Israel memperluas serangan setelah respons militer dari Hezbollah. Dampaknya, sekitar 1,2 juta warga terpaksa mengungsi. Lonjakan pengungsi tersebut meningkatkan tekanan terhadap fasilitas kesehatan yang masih beroperasi.

‎Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Lebanon, Abdinasir Abubakar, mengatakan sejumlah fasilitas kesehatan menjadi sasaran langsung.

‎“Kami melihat beberapa fasilitas kesehatan diserang secara langsung,” ujar Abubakar. Ia juga menyoroti banyak tenaga medis yang ikut mengungsi sehingga memperburuk kondisi layanan kesehatan.

‎Rumah Sakit Jabal Amel University Hospital di Tyre dilaporkan terkena serangan untuk kelima kalinya. Dalam sebulan terakhir, lima rumah sakit harus dievakuasi karena situasi keamanan memburuk.

Seorang anggota staf di Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri bereaksi terhadap laporan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan putra salah satu pekerja rumah sakit pada 24 Maret 2026 di Nabatieh, Lebanon. (Foto: Getty Images/Adri Salido)

Seorang anggota staf di Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri bereaksi terhadap laporan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan putra salah satu pekerja rumah sakit pada 24 Maret 2026 di Nabatieh, Lebanon. (Foto: Getty Images/Adri Salido)

‎Direktur Rumah Sakit Pemerintah Nabih Berri di Nabatieh, Hassan Wazni, menyebut pasien yang membutuhkan perawatan khusus seperti kemoterapi, radioterapi, dan dialisis terpaksa dipindahkan ke wilayah utara.

‎Serangan terhadap tenaga medis juga meningkat. Direktur Jenderal WHO mencatat sembilan paramedis tewas dan tujuh lainnya terluka dalam lima serangan pada 28 Maret.

‎Human Rights Watch turut mendokumentasikan pola serangan terhadap tenaga kesehatan. Peneliti HRW untuk Lebanon, Ramzi Kaiss, menyatakan tren tersebut terus berulang.

‎“Tren pembunuhan tenaga medis ini tidak berhenti meskipun lebih dari 270 tenaga kesehatan dan paramedis tewas akibat serangan Israel di Lebanon,” kata Kaiss.

‎Seorang dokter di Beirut yang menangani pengungsi menyebut fasilitas kesehatan kewalahan menghadapi lonjakan pasien.

‎“Tidak mungkin seseorang tinggal di tempat yang tidak memiliki layanan medis dasar,” ujarnya. Ia menambahkan lebih dari satu juta orang tambahan kini bergantung pada sistem kesehatan yang terbatas.

‎Tenaga medis dan organisasi internasional mendesak perlindungan terhadap fasilitas kesehatan sesuai hukum humaniter internasional serta menyerukan deeskalasi konflik.

‎“Fasilitas kesehatan seharusnya dilindungi oleh hukum internasional,” kata Abubakar. Ia menegaskan gencatan senjata perlu segera dilakukan.

‎Wazni juga menekankan pentingnya perlindungan bagi tenaga medis. “Kami menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan perjanjian internasional, serta penghormatan terhadap keselamatan tenaga medis,” ujarnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polisi Ringkus Buronan Kasus Pengeroyokan Brutal di Padangsidimpuan

    Polisi Ringkus Buronan Kasus Pengeroyokan Brutal di Padangsidimpuan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Tim Opsnal Resmob Satreskrim Polres Padangsidimpuan meringkus pelaku pengeroyokan berinisial RHKL alias Acong yang sempat buron dalam kasus penganiayaan brutal terhadap seorang warga pada Selasa, 12 Mei 2026. Pelaku yang berdomisil di Jalan Slamet Riyadi ini ditangkap di kawasan Jalan Patrice Lumumba, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai […]

  • Perangi Narkoba di Internal, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel

    Perangi Narkoba di Internal, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo akan menyapu bersih penyalahgunaan narkotika di tubuh Korps Bhayangkara. Melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam), Kapolri menginstruksikan pelaksanaan tes urine secara mendadak dan serentak bagi seluruh personel kepolisian di seluruh pelosok Indonesia. Langkah tegas itu diambil sebagai respons terhadap masih adanya oknum anggota yang terjerat kasus […]

  • Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolres Flores Timur, AKBP. Adhitya Octorio Putra menjelaskan untuk membantu memulihkan psikologis masyarakat khususnya anak-anak, pihaknya telah mengirimkan empat orang Polisi Wanita (polwan) ke lokasi bencana di Desa Terong dan Lamahala Jaya di Adonara Timur untuk melakukan trauma healing. “Kita berangkatkan empat anggota Polwan ke dua desa terdampak yakni Desa Terong dan […]

  • 4.080 Butir Ekstasi dari Luksemburg Gagal Diselundupkan ke Cikarang

    4.080 Butir Ekstasi dari Luksemburg Gagal Diselundupkan ke Cikarang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sinergi Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan butir ekstasi yang dikirim dari Luksemburg menuju Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Dalam operasi ini, petugas gabungan mengamankan seorang pria berinisial AZ beserta barang bukti 4.080 butir ekstasi seberat 1.907,2 gram. Keberhasilan ini bermula dari kejelian […]

  • BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rahasia Milik Jaringan Rusia di Bali

    BNN Ungkap Laboratorium Narkoba Rahasia Milik Jaringan Rusia di Bali

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Gianyar, ReportaseNews – Keamanan wilayah Bali kembali terusik oleh aktivitas jaringan narkoba internasional yang mencoba menanamkan akar produksinya di Pulau Dewata. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi, membongkar laboratorium gelap atau clandestine laboratory yang dikendalikan dua warga negara Rusia di kawasan Gianyar. Operasi senyap yang berlangsung pada 5-6 Maret […]

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ReportaseNews/Budi T)

    Tebak Outfit Kemeja Menteri Purbaya Untuk Salat Id, Ini Harganya!

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Masjid Salahuddin, kompleks Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ‎ ‎Keduanya tampak berada dalam satu saf yang sama saat pelaksanaan salat, meski tidak berdiri berdampingan. Momen tersebut menjadi perhatian karena berlangsung dalam suasana Lebaran […]

expand_less