Perangi Narkoba di Internal, Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Seluruh Personel
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Divpropam melaksanakan tes urine serentak bagi seluruh personel kepolisian. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo akan menyapu bersih penyalahgunaan narkotika di tubuh Korps Bhayangkara. Melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam), Kapolri menginstruksikan pelaksanaan tes urine secara mendadak dan serentak bagi seluruh personel kepolisian di seluruh pelosok Indonesia.
Langkah tegas itu diambil sebagai respons terhadap masih adanya oknum anggota yang terjerat kasus barang haram tersebut. Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kapolri tidak memberikan ruang bagi pengkhianat institusi yang mencederai kepercayaan masyarakat.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan operasi pembersihan internal ini merupakan instruksi yang harus segera dijalankan oleh seluruh jajaran di tingkat Mabes hingga satuan kewilayahan terkecil.
“Berdasarkan perintah Kapolri, Divpropam Polri dan jajaran akan melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine yang akan kami laksanakan di seluruh wilayah atau jajaran Polri secara serentak,” ujar Trunoyudo di Mabes Polri, Kamis (19/2/2026).
Trunoyudo mengatakan keseriusan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pemberantasan narkoba sebagai prioritas nasional. Kapolri ingin memastikan bahwa anggotnya yang bertugas menegakkan hukum adalah sosok yang benar-benar bersih dan berintegritas.
Demi menjaga transparansi dan akurasi hasil, mekanisme pemeriksaan tidak hanya mengandalkan tim internal. Trunoyudo mengatakan pihaknya melibatkan pengawasan berlapis untuk menutup celah manipulasi dalam proses tes urine tersebut.
“Pemeriksaan urine tersebut akan melibatkan fungsi pengawas, baik internal maupun eksternal kepolisian, dari level Mabes Polri sampai polda dan jajaran untuk menjaga integritas,” lanjutnya.
Melalui tindakan preventif yang masif ini, Polri mengirimkan pesan bahwa narkoba musuh bersama yang tidak akan ditoleransi, terutama di dalam rumah sendiri. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan marwah institusi sebagai pelindung masyarakat yang bebas dari pengaruh narkotika.
“Polri tidak akan berhenti memerangi narkoba sebagai salah satu kejahatan luar biasa yang dapat merusak masa depan bangsa Indonesia,” kata Trunoyudo. (RN-01)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar