Dramatis, Â Manchester United ditahan Arsenal 1-1 di Old Trafford
Battle of Old Trafford antara Manchester United lawan Arsenal terbukti berlangsung dramatis walaupun tak dapat dikatakan sebagai sebuah partai klasik.
Skor akhir pertandingan, 1-1, tentulah diterima secara berbeda oleh masing-masing tim. Bagi tuan rumah Manchester United hasil ini jelas menyesakkan. Sebaliknya, bagi Arsenal, hasil imbang disambut layaknya sebuah kemenangan.
Manager Jose Mourinho, merasa Manchester United merupakan tim yang paling tidak beruntung di Liga Premier. Semestinya, menurut Mourinho, timnya memenangkan pertandingan secara meyakinkan. Manchester United memang bermain hebat dengan dominasi penguasaan bola dan sejumlah peluang gol yang tercipta terutama sejak awal babak kedua termasuk tendangan Juan Mata yang ditepis Peter Cech dan peluang gol lainnya oleh Anthony Martial yang juga gagal.
Memang, pada menit ke-69, tendangan first time Juan Mata merobek gawang Arsenal dan Manchester United pun unggul. Namun, striker pengganti Arsenal, Olivier Giroud, mencetak gol balasan lewat tandukan pada menit 89, hanya semenit sebelum waktu normal berakhir. Mourinho tidak mengeluhkan perjuangan para pemainnya.
“Cuma, saya merasa kasihan pada para pemain karena, bagi mereka, ini terasa seperti kekalahan, sedangkan bagi Arsenal hasil ini bagai suatu kemenanganâ€, kata Mourinho usai pertandingan. Mourinho masih sempat berujar bahwa dia pulang membawa perasaan kalah. “Akhirnya, saya kalah melawan Arsenal. Itulah perasaan saya saat pulang ke rumah,†katanya agak subdued, sesuatu yang tidak terlalu biasa didengar dari Mourinho.
Sebenarnya Mourinho paham bahwa dia masih tetap unggul atas Wenger dalam rekor head to head. Dengan hasil pertandingan Sabtu kemarin, berarti sudah 12 pertandingan Mourinho tak terkalahkan oleh Wenger di Liga Primer.

