Breaking News
Trending Tags

Green SM Disorot Usai Tabrakan KA Bekasi Timur, Tak Ada Maaf dan Belasungkawa

  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur memicu perhatian luas publik. Nama taksi daring atau online Green SM ikut terseret dalam perbincangan setelah diduga terkait dengan awal insiden tersebut.

‎Sorotan terhadap Green SM mencuat usai pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Instagram @id.greensm . Dalam pernyataan itu, perusahaan tidak menyampaikan permintaan maaf maupun ucapan belasungkawa, sehingga menuai kritik dari masyarakat.

‎Berdasarkan keterangan korban selamat yang beredar, sebuah kendaraan taksi online Green SM disebut berada di lokasi dan terlibat dalam rangkaian kejadian sebelum tabrakan kereta terjadi.

‎Dalam klarifikasi resminya, Green SM hanya menekankan aspek keselamatan kendaraan dan mitra pengemudi.

Pernyataan resmi pihak taksi Green SM, terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Ist)

Pernyataan resmi pihak taksi Green SM, terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur. (Ist)

‎”Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis pihak perusahaan, Selasa (28/4/2026).

‎Mereka juga memastikan tidak ada penumpang di dalam kendaraan saat kejadian berlangsung.

‎”Pada kejadian ini tidak terdapat penumpang di dalam, kendaraan dan mitra pengemudi dapat keluar dengan selamat sebelum terjadinya tabrakan,” lanjut pernyataan tersebut.

‎Meski demikian, respons tersebut dinilai sebagian warganet tidak menunjukkan empati terhadap korban kecelakaan. Kritik semakin menguat setelah kolom komentar pada unggahan tersebut diketahui ditutup.

‎Sementara itu, jumlah korban dalam kecelakaan tersebut terus bertambah. Hingga Selasa pagi, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 14 orang, sedangkan korban luka sebanyak 84 orang.

‎Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

‎”Data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan,” ujar Bobby.

‎Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk terkait keselamatan di perlintasan sebidang serta tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Warung Sipeapea Jadi Sarang Sabu, Dua Pria Diringkus Polres Tapteng

    Warung Sipeapea Jadi Sarang Sabu, Dua Pria Diringkus Polres Tapteng

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) meringkus dua pria yang nekat menjadikan warung di Desa Sipeapea, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu pada Kamis sore. Operasi tangkap tangan ini bermula dari keresahan masyarakat setempat terhadap aktivitas mencurigakan di warung tersebut. Menanggapi jeritan warga, Tim […]

  • PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengecam keras meluasnya praktik militerisasi ruang sipil oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dinilai mulai menghidupkan kembali pola-pola intimidasi khas rezim otoritarian. PBHI melihat fenomena pengawasan terhadap warga sipil yang kritis, intimidasi ekspresi publik, hingga pengerahan batalyon tempur Kodam Jaya untuk mengatasi begal […]

  • Polres Tapteng Kembalikan Tiga Sepeda Motor Hasil Curanmor ke Pemiliknya

    Polres Tapteng Kembalikan Tiga Sepeda Motor Hasil Curanmor ke Pemiliknya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Kepolisian Resor Tapanuli Tengah (Polres Tapteng) menyerahkan tiga unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya di Mapolres Tapteng, Senin (18/5/2026) siang. Penyerahan ini dipimpin Kapolres AKBP Muhammad Alan Haikel, didampingi Kasat Reskrim Iptu Dian Agustian Perdana. Pengembalian barang bukti ini menonjolkan efisiensi dan ketajaman investigasi […]

  • Kebakaran melanda permukiman padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin malam. Sebanyak 26 unit damkar dan 87 personel dikerahkan untuk menjinakkan api. (Ist)

    Kebakaran Hebat Kemayoran, 26 Unit Damkar Dikerahkan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam. Insiden tersebut memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan armada ke lokasi. ‎Berdasarkan laporan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, peristiwa itu pertama kali […]

  • Pengamen Obor Aniaya Pengendara di Purwokerto, Pelaku Ditangkap Usai Video Viral

    Pengamen Obor Aniaya Pengendara di Purwokerto, Pelaku Ditangkap Usai Video Viral

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – Insiden kekerasan yang melibatkan seorang pengamen obor terhadap pengguna jalan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya menyebar luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Simpang Empat Situmpur pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat melakukan pemukulan terhadap seorang pengendara […]

  • Ribuan Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    Ribuan Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Sebanyak 4.843 warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga saat ini masih tertahan di posko pengungsian akibat bencana hidrometeorologi yang menerjang wilayah Sumatera Utara sejak akhir November 2025. Ribuan pengungsi itu berasal dari 1.412 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau masih merasa tidak aman untuk kembali ke rumah mereka pascabencana hebat yang […]

expand_less