Breaking News
Trending Tags

Gempa Venezuela Tewaskan 188 Orang, Warga Ungkap Detik-detik Mencekam

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Caracas, ReportaseNews – Dua gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (25/6/2026) menimbulkan kerusakan parah di sejumlah wilayah, mulai dari La Guaira hingga ibu kota Caracas. Hingga Kamis, sedikitnya 188 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka.

‎Gempa yang terjadi dalam selang waktu singkat itu masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5. Guncangan hebat merobohkan banyak bangunan dan membuat sejumlah warga terjebak di bawah reruntuhan.

‎Di tengah proses evakuasi yang masih berlangsung, para penyintas mulai membagikan pengalaman mereka saat bencana terjadi.

‎Maria Gonzalez (52), warga Chacao di pinggiran Caracas, mengaku sempat mengira guncangan yang dirasakannya berasal dari embusan angin.

‎”Saya sedang berada di rumah ketika bangunan mulai berguncang sangat keras. Awalnya saya mengira angin menghantam jendela, tetapi saat melihat ke luar dan semuanya ikut bergoyang, saya langsung berpegangan pada kusen pintu dan mulai berdoa,” ujar Gonzalez, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (26/6/2026).

‎Ia mengatakan sejumlah barang di dalam rumahnya berjatuhan akibat guncangan. Meski bangunan tempat tinggalnya tidak mengalami kerusakan, Gonzalez memilih bertahan di Plaza Altamira, ruang terbuka di pusat kota, karena khawatir terjadi gempa susulan.

‎”Saya tetap berada di jalan hingga pukul tiga dini hari karena setiap kali terjadi gempa susulan, saya keluar dari rumah. Banyak orang mengalami kepanikan dan menangis,” katanya.

‎Sedikitnya lebih dari 10 gempa susulan tercatat setelah guncangan utama.

‎Kesaksian serupa disampaikan Alejandro San Cristobal (60), yang sedang berjalan di Jalan Sucre, Chacao, saat gempa mengguncang.

‎”Saya langsung melemparkan diri ke tengah jalan,” ucapnya.

‎Ia mengaku kesulitan menjaga keseimbangan ketika tanah berguncang. Kendaraan tampak bergoyang, sementara teriakan warga terdengar di berbagai penjuru.

‎”Suaranya seperti lokomotif, ditambah debu yang beterbangan di jalan,” kenangnya.

‎San Cristobal kini menunggu hasil pemeriksaan terhadap bangunan tempat tinggalnya yang sudah berusia tua.

‎”Sepertinya ada kerusakan pada tangki air di atap. Namun secara umum kondisinya masih cukup baik, tidak seperti bangunan lain yang dindingnya roboh seluruhnya,” ujarnya.

‎Sementara itu, Eunice Arias (45), pegawai tempat penukaran uang di kawasan Altamira, merasakan gempa saat hendak pulang menuju kawasan La California.

‎”Rasanya sangat mengerikan. Getaran bangunan dan suara kolom yang bergemuruh benar-benar menakutkan,” kata Arias.

‎Ia mengaku pernah mengalami gempa berkekuatan kecil sebelumnya. Namun, menurutnya, dua gempa besar yang terjadi secara beruntun kali ini menjadi pengalaman paling mengerikan yang pernah dialaminya.

‎”Saya pikir gedung itu akan runtuh. Saat hampir tiba di apartemen, lampu dan televisi mulai berjatuhan. Sulit menggambarkan betapa mengerikannya kejadian itu,” ujarnya.

‎Arias mengaku sempat menangis karena terus memikirkan keselamatan keluarganya. Untuk menenangkan diri, ia memilih bertahan di dalam mobil selama beberapa jam.

‎Meski apartemennya tidak mengalami kerusakan berarti, Arias mendapati kawasan Altamira menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah.

‎”Mereka sedang memeriksa gedung kantor saya untuk memastikan apakah bangunan itu masih aman dimasuki,” katanya.

‎Hingga Kamis pagi, suasana duka dan kepanikan masih menyelimuti Caracas. Banyak warga memilih bermalam di alun-alun maupun ruang terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan. Sementara itu, di kawasan Altamira, Los Palos Grandes, dan El Paraiso, puluhan keluarga dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat bangunan yang roboh diterjang gempa.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Turnamen voli putri di Bukit Watu Kumpul, Banyumas, dimanfaatkan sebagai strategi promosi wisata Desa Petahunan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. (Foto: RN/Kus)

    Turnamen Voli Putri Dongkrak Wisata Bukit Watu Kumpul di Banyumas

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Pemerintah Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, memanfaatkan turnamen voli putri sebagai strategi promosi wisata di kawasan Bukit Watu Kumpul, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan sekaligus mengangkat potensi desa wisata. ‎Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli, mengatakan turnamen tersebut dirancang bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata […]

  • Polda Metro Jaya membagikan sembako dan voucher belanja kepada pengemudi ojek online dalam program Jumat Peduli di Jakarta. Bantuan disambut antusias para driver ojol. (Foto: ReportaseNews/Vira)

    Polda Metro Jaya Bagi Sembako Ojol, Driver Langsung Curhat Begini!

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Fira
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya membagikan paket sembako dan voucher belanja kepada para pengemudi ojek daring atau ojek online dalam kegiatan Jumat Peduli di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026). ‎Kegiatan sosial tersebut melibatkan jajaran anggota Polda Metro Jaya yang turun langsung membagikan bantuan kepada para pengemudi ojol. Program ini digelar sebagai […]

  • Apel Gabungan Dipimpin Kompol Seala Syah Alam, Polisi-TNI dan Warga Perkuat Kamtibmas Pesanggrahan

    Apel Gabungan Dipimpin Kompol Seala Syah Alam, Polisi-TNI dan Warga Perkuat Kamtibmas Pesanggrahan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam memimpin apel gabungan sebelum patroli skala besar guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang digelar di halaman Mapolsek Pesanggrahan ini melibatkan personel lintas wilayah, mulai dari Polsek Pesanggrahan, Polsek Kebayoran Lama, Polsek Kebayoran Baru, hingga Polsek Cilandak. […]

  • Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG di Jalur Mudik Purwokerto

    Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG di Jalur Mudik Purwokerto

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman secara nasional maupun regional selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan aksi pembelian berlebihan atau panic buying karena seluruh kebutuhan energi telah disiapkan dengan matang. Kepastian tersebut […]

  • Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran Tiga Rumah Warga di Pematangsiantar

    Brimob Polda Sumut Bantu Padamkan Kebakaran Tiga Rumah Warga di Pematangsiantar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Pematangsiantar, ReportaseNews – Personel Kompi 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) bergerak cepat membantu proses pemadaman api yang menghanguskan tiga unit rumah milik warga di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar, Jumat (27/3/2025). Kedatangan pasukan elite Polri ini di lokasi kejadian bertujuan mempercepat evakuasi serta memastikan api […]

  • Ilustrasi miras. (Foto: Antara)

    Tim Brimob Amankan Remaja dan Miras Saat Patroli Rawan Tawuran di Pamulang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, ReportaseNews — Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengamankan empat remaja saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (15/5/2026) dini hari. ‎Keempat remaja tersebut diamankan setelah petugas menemukan indikasi potensi gangguan keamanan saat mereka berkumpul di pinggir jalan pada waktu […]

expand_less