Massa Demo Masuk Tol Dalam Kota, Polisi Tutup Akses
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

Massa demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI masuk ke Jalan Tol Dalam Kota pada Kamis sore. Polisi menutup akses dan mengimbau massa meninggalkan lokasi. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews — Massa demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, merangsek masuk ke Jalan Tol Dalam Kota pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa memasuki area jalan tol dengan menaiki pagar pembatas yang memisahkan Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Tol Dalam Kota. Sebagian massa terlihat hanya duduk di atas pagar pembatas tersebut.
Dari arah pintu keluar Tol Dalam Kota, tiga orang yang diduga merupakan aparat kepolisian sempat mendatangi massa. Namun, ketiganya kemudian kembali menuju arah semula.
Situasi serupa juga terlihat di sekitar gerbang utama Gedung DPR/MPR RI. Massa masih berkumpul di badan jalan dan trotoar Jalan Gatot Subroto. Di lokasi tersebut, sejumlah massa terlihat membakar sampah hingga asap memenuhi udara di sekitar area demonstrasi.
Sementara itu, personel kepolisian berpakaian hitam terlihat menutup akses Jalan Gatot Subroto di depan Resto Pulau Dua. Barikade polisi juga ditempatkan untuk menutup akses Jalan Gatot Subroto menuju kawasan Jakarta Convention Center atau JCC.
Tiga unit mobil water cannon terlihat terparkir di belakang barikade kepolisian.
Petugas kepolisian kemudian mengimbau massa agar meninggalkan lokasi melalui pengeras suara.
“Minta tolong kembali pulang. Hati-hati di jalan,” seru petugas kepada massa.
Imbauan tersebut sempat membuat sebagian massa menjauhi gerbang utama Gedung DPR/MPR RI. Namun, massa masih tersebar di sejumlah titik di sekitar gedung parlemen, termasuk hingga area Jalan Tol Dalam Kota.
Kondisi tersebut membuat akses lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto dan kawasan gedung DPR/MPR RI masih dalam pengamanan aparat kepolisian.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar