Breaking News
Trending Tags

Banjir Puri Intan Terulang, Proyek Wisata Baturraden Disorot

  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Banjir kembali merendam Perumahan Puri Intan, Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/4/2026) petang. Warga menilai peristiwa ini bukan sekadar dampak curah hujan tinggi, melainkan berkaitan dengan aktivitas pembangunan di sekitar kawasan.

‎Air meluap secara tiba-tiba usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Dalam waktu singkat, genangan masuk ke dalam rumah dan terus meninggi. Warga pun bergegas menyelamatkan barang-barang berharga untuk meminimalkan kerugian.

‎Peristiwa ini disebut bukan yang pertama. Dalam beberapa waktu terakhir, banjir serupa tercatat sudah terjadi hingga tiga kali. Frekuensi kejadian yang meningkat memicu keresahan di tengah masyarakat.

‎“Saat hujan deras, kami langsung waspada. Ini sudah yang ketiga kalinya. Air datang sangat cepat,” kata Wasimin, warga setempat kepada ReportaseNews, Selasa (14/4/2026).

‎Warga menduga, banjir berulang mulai terjadi sejak adanya pembangunan proyek wisata di sekitar permukiman. Mereka menilai sistem drainase tidak lagi berfungsi optimal akibat aktivitas pembangunan tersebut.

‎“Sejak ada pembangunan itu, air jadi sering meluap. Sepertinya drainasenya terganggu,” ujarnya.

‎Sorotan warga mengarah pada proyek wisata milik Rita Group yang berada di sekitar kawasan perumahan. Mereka mempertanyakan kepatuhan proyek terhadap analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi tata air di wilayah tersebut.

‎Setelah banjir surut, warga harus membersihkan lumpur dan sisa genangan yang mengotori rumah. Kerugian material pun tak terhindarkan, mulai dari perabot rumah tangga hingga barang dagangan.

‎Selain kerugian fisik, warga juga mengaku kehilangan rasa aman. Setiap hujan deras turun, kekhawatiran akan banjir kembali muncul.

‎Warga mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan di sekitar lokasi. Mereka juga meminta adanya langkah konkret untuk memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik serta tidak membahayakan lingkungan.

‎Tak hanya itu, warga turut menuntut kompensasi atas kerugian yang ditimbulkan akibat banjir berulang. Mereka berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang. (Kus)

  • Penulis: Kusworo
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Kapolres Madina Janji Evaluasi Kinerja Humas Usai Dikritik PWI

    Kapolres Madina Janji Evaluasi Kinerja Humas Usai Dikritik PWI

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy menegaskan komitmennya untuk membenahi internal Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Madina setelah mendapatkan kritik keras dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terkait hambatan akses informasi. Bagus Priandy menegaskan komitmen itu guna memastikan hak publik terhadap informasi yang akurat tetap terpenuhi melalui kerjasama yang baik dengan awak media. […]

  • LPA Sumut Desak RS Permata Madina Tanggung Jawab Terkait Dugaan Malapraktik RSH

    LPA Sumut Desak RS Permata Madina Tanggung Jawab Terkait Dugaan Malapraktik RSH

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara (LPA Sumut) Muniruddin Ritonga mendesak manajemen Rumah Sakit Permata Madina bertanggung jawab penuh terhadap RSH, pasien yang tangan kirinya terpaksa diamputasi karena dugaan malapraktik. “Saya meminta agar pihak rumah sakit bertanggung jawab penuh atas kejadian ini,” kata Munir, Selasa (31/3/20260, menanggapi kejadian yang tengah menjadi perbincangan […]

  • Direktur RS Permata Madina Pilih Fokus Hadapi Somasi Keluarga Pasien RSH

    Direktur RS Permata Madina Pilih Fokus Hadapi Somasi Keluarga Pasien RSH

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Direktur Rumah Sakit Permata Madina Evan Doni mengaku saat ini fokus menghadapi somasi yang diterima pihaknya. Dia pun meminta diberikan waktu untuk konsentrasi menghadapi somasi tersebut. “Saya kira sudah lengkap dan viral beritanya. Jadi, izinkan kami utk konsentrasi menghadapi somasi yg sudah kami terima,” kata Doni ketika dikonfirmasi pada Selasa (31/3/2026). Doni […]

  • Pasangan suami istri ditangkap di Penjaringan, Jakarta Utara, karena mengelola tiga situs judi online dengan omzet ratusan juta rupiah per bulan. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Resmob Polda Metro Jaya)

    Polda Metro Jaya Tangkap Pasutri Pengelola Judi Online Beromzet Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pasangan suami istri yang diduga mengelola tiga situs judi daring atau judi online dengan omzet ratusan juta rupiah per bulan. Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. ‎Kedua pelaku berinisial NDF dan SP. Mereka disebut memiliki peran sebagai telemarketing sekaligus pengelola operasional […]

  • Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    Sengketa Aset Yayasan Administrasi Indonesia Memanas, Enam Orang Dikabarkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisruh sengketa aset yang menimpa Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) kini memasuki babak baru. Sebanyak enam orang kabarnya telah menyandang status tersangka. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan polisi terkait dana pinjaman ke sejumlah pemodal. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa laporan polisi bernomor LP/B/2517/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 17 April 2025 itu menyeret enam […]

  • Kasus dugaan penipuan rekrutmen Polri di Banyumas berakhir damai setelah uang Rp125 juta dikembalikan. Korban mencabut laporan tanpa tekanan. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Uang Rp125 Juta Kembali, Kasus Penipuan Rekrutmen Polri Berakhir Damai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Kasus dugaan penipuan dalam proses rekrutmen anggota Polri di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berakhir damai setelah uang milik korban sebesar Rp125 juta dikembalikan secara utuh. ‎Penyelesaian perkara dilakukan melalui jalur non-litigasi pada Senin (13/4/2026) malam. Korban, Dimas Wisanggeni (22), warga Kecamatan Sumbang, memilih mencabut tuntutan sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan ke proses […]

expand_less