Bappenas Evaluasi Anggaran Bencana Sumut, Targetkan Warga Pulang Sebelum Lebaran
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

Melalui Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medril Zam berdiskusi dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Senin (9/3/2026). (FOTO: DISKOMINFO SUMUT)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, ReportaseNews – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas akhirnya merespons keluhan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait minimnya alokasi dana pemulihan pascabencana. Melalui Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Medril Zam, pemerintah pusat memastikan akan menyesuaikan anggaran guna menutup celah lebar antara alokasi awal dengan kebutuhan riil di lapangan.
Langkah itu diambil menyusul intervensi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang sebelumnya menyoroti ketimpangan drastis anggaran. Sebagai catatan, alokasi awal Satgas hanya berada di angka Rp2,1 triliun. Padahal, dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) mencatat kebutuhan Sumut mencapai Rp30 triliun akibat bencana besar pada November 2025.
Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Sumut pada Senin (9/3/2026), Medril Zam mengatakan angka yang beredar sebelumnya bukanlah keputusan final. Dia menjamin adanya sinkronisasi ulang agar data pusat dan daerah tidak lagi mengalami deviasi yang merugikan masyarakat terdampak.
“Ini masih versi pertama, kita akan selaraskan kembali data dengan daerah, membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan,” ujar Medril Zam di hadapan jajaran Pemprov Sumut.
Proses pemutakhiran data ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan hunian warga. Medril mengatakan transparansi data menjadi kunci utama agar bantuan dapat disalurkan secepat mungkin tanpa kendala administratif yang berbelit di kemudian hari.
“Harus benar-benar clear dan hasilnya bisa diterima semua pihak dan kita bisa membantu masyarakat yang terdampak bersama-sama secepat-cepatnya,” kata Medril.
Di sisi lain, Gubernur Sumut Bobby Nasution menekankan pada aspek kemanusiaan dan urgensi waktu. Mengingat momen hari raya yang semakin dekat, dia berharap penyesuaian anggaran dari pusat dapat segera cair agar proses perbaikan rumah tinggal menjadi prioritas utama.
“Kami mohon sekali dana pemulihan pascabencana untuk Sumut dari pusat memenuhi kebutuhan yang ada di sini. Kami sangat berharap masyarakat kami Lebaran sudah di rumahnya masing-masing, tidak di pengungsian,” tegas Bobby Nasution.
Pertemuan itu juga melibatkan jajaran teknis dari Kemendagri dan Bappenas untuk memastikan aspek regulasi tetap terjaga. Penyesuaian anggaran ini diharapkan menjadi titik balik percepatan pemulihan ekonomi dan sosial di Sumatera Utara pascabencana. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar