Festival Paralayang dan Trabas di Bukit Watu Kumpul Digelar Awal April 2026
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Olahraga Paralayang Bukit Watu Kumpul (Foto: Instagram/@pesona_watukumpul)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banyumas, ReportaseNews – Pemerintah Desa Petahunan menargetkan pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Paralayang dan Trabas yang akan memacu adrenalin di kawasan wisata Bukit Watu Kumpul pada 4–5 April 2026.
Perhelatan olahraga ekstrem itu bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan strategi untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal yang sempat terdampak pandemi.
Dengan mendatangkan ratusan atlet dan pengunjung, desa ini berupaya memutar kembali roda perekonomian warga melalui sektor pariwisata berbasis alam.
Kepala Desa Petahunan Rohmat Fadli mengatakan festival ini merupakan momentum bagi desa untuk kembali bersinar di peta pariwisata daerah.
Menurut dia, integrasi antara olahraga dirgantara dan petualangan motor trail merupakan formula unik untuk menarik massa dalam jumlah besar.
Kehadiran para atlet tingkat nasional maupun internasional di langit Watu Kumpul diharapkan menjadi daya tarik magnetis yang berimbas langsung pada pendapatan warung-warung dan usaha kecil milik warga di sekitar lokasi acara.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu mengangkat potensi lokal, baik dari sisi wisata maupun ekonomi masyarakat. UMKM di Petahunan bisa tumbuh, dan desa ini semakin dikenal luas,” ujar Rohmat Fadli.
Selain aksi paralayang, tantangan fisik akan tersaji dalam ajang trabas yang diprediksi diikuti sekitar 500 peserta offroad. Rute yang menantang telah disiapkan melintasi keindahan alam Desa Petahunan hingga Desa Semedo, dengan titik sentral aktivitas berada di Bukit Watu Kumpul.
Melalui skema ini, Pemerintah Desa Petahunan optimistis dapat memperkuat identitas wilayahnya sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menyandingkan kelestarian kearifan lokal dengan geliat ekonomi modern yang berkelanjutan. (Kus/RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar



Saat ini belum ada komentar