Breaking News
Trending Tags

Aparat Dinilai Lemah, Puluhan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Kepung Madina

  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (29/3/2026). Berdasarkan pantauan, sebanyak dua puluhan alat berat jenis ekskavator tampak bekerja di area perbukitan yang berdekatan dengan aliran sungai, meski sebelumnya aparat TNI sempat melakukan upaya penertiban di lokasi tersebut.

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Madina Muhammad Saleh. Dia menilai aparat penegak hukum tidak serius menegakkan aturan.

Saleh menegaskan polisi terkesan lemah karena mengabaikan amanat Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara. Padahal, dampak kerusakan lingkungan dan potensi konflik sosial sudah di depan mata.

“Polisi lemah! Mereka mengabaikan UU Pertambangan Mineral dan Batubara. Tambang ilegal ini merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” kata Saleh, seperti dirilis mandailingonline.com, Senin (30/3/2026).

Saleh juga menuding adanya indikasi pembiaran atau keterlibatan oknum di balik maraknya aktivitas ini. Sehingga, dia menuntut pengusutan secara transparan dan tindakan tegas kepolisian.

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan para pemain tambang di kawasan bekas M3 Simpang Durian dan Kelurahan Tapus ini seolah tidak memiliki rasa takut terhadap sanksi hukum.

Bahkan media lokal, azkyalnewsnetwork.com, merilis sejumlah nama yang diduga pemilik alat berat sekaligus pemodal aktivitas tambang emas ilegal tersebut. Di antaranya, Ahmad yang mengoperasikan dua unit ekskavator, Abadi dengan tiga unit ekskavator, Manik memiliki dua unit ekskavator, dan Bak Gun memiliki sebanyak satu unit ekskavator.

Daftar tersebut semakin panjang dengan munculnya nama Ardiles yang diduga memiliki dua unit alat berat, Afwan tiga unit alat berat, Rasyid memiliki satu unit alat berat, Buyung Itom memiliki satu unit alat berat, dan Salman memilliki satu unit alat berat. Selain itu, ada beberapa unit lainnya milik pengusaha berbeda.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan aktivitas ini telah berjalan selama beberapa pekan terakhir tanpa memperdulikan peringatan yang pernah diberikan oleh TNI maupun Polri.

“Iya, itu nama-namanya, mereka sudah lama main di sini tanpa rasa khawatir terhadap penertiban aparat,” ujar warga tersebut.

Menurut dia, meski masyarakat resah dengan ancaman longsor dan pencemaran air sungai yang digunakan sehari-hari, sebagian besar warga memilih bungkam karena khawatir akan mendapatkan intimidasi dari para pemodal atau tauke tambang tersebut.

Di sisi lain, Satma AMPI Madina berencana melaporkan kasus ini dan melakukan tekanan moral untuk menuntut keadilan bagi lingkungan. Saleh mengatakan pihaknya juga mempertanyakan efektivitas pengawasan Pemkab Madina, mengingat praktik ini terus menjamur, bahkan pasca-libur Lebaran.

Saleh mendesak Pemkab Madina agar tidak menutup mata dan lebih proaktif melindungi masyarakat serta ekosistem yang kian rusak akibat eksploitasi ilegal yang membandel. (Dbs/RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Awkarin mengembalikan uang saku yang diterimanya dari Hanania Group kepada penyidik Polda Metro Jaya usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Group ke Polisi, Tegaskan Kerja Sama Hanya Endorsement

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Selebgram Karin Novilda atau Awkarin memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group di Polda Metro Jaya, Senin (29/6/2026). ‎Dalam pemeriksaan tersebut, Awkarin menjawab 33 pertanyaan dari penyidik Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro […]

  • Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Hujan

    Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Hujan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Seorang pelajar berusia 14 tahun bernama Ramadhan Nola Sitompul meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras melanda Desa Wek IV, Dusun Kampung Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (18/4/2026) sore. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang disertai dengan kilatan petir […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap 3.809 kasus narkoba sepanjang Januari-Juni 2026. Polisi menyita 17,45 ton barang bukti dan membongkar laboratorium etomidate berkedok apartemen. (Foto: ReportaseNews/Budi Tanjung)

    Polda Metro Jaya Ungkap 3.809 Kasus Narkoba, Vape Etomidate Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak 3.809 kasus narkoba selama periode Januari hingga Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 17,45 ton narkotika dan obat keras dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun. ‎Pengungkapan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat […]

  • Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol. Tiksnarto Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Penyidikan Hanania Travel Bergulir, 140 Saksi dan Influencer Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel terus berkembang. Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memeriksa total 140 saksi, termasuk ratusan korban dan sejumlah influencer yang diduga terkait dengan promosi biro perjalanan umrah tersebut. ‎Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat […]

  • Polres Madina Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pembunuhan Pencuri Galundung

    Polres Madina Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pembunuhan Pencuri Galundung

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Penyidik Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (8/4/2026). Saat ini penyidik masih memeriksa dan menahan enam tersangka di Mapolres Madina untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres […]

  • Satgas Pangan Polda Metro Jaya menemukan harga Minyakita melebihi HET saat sidak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan memastikan pengawasan terus diperketat. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Sidak Minyakita, Polisi Temukan Harga Melampaui HET di Pasar Minggu

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil menyusul laporan adanya penjualan yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. ‎Kegiatan pengawasan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah […]

expand_less