Sentuh Sisi Humanis, Rudi Soedjarwo dan Vino G. Bastian Ungkap Makna Mendalam di Balik Film ‘Tanah Runtuh’
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Sutradara Rudi Soedjarwo kembali melahirkan karya layar lebar yang emosional lewat film terbarunya, Tanah Runtuh.
Berbeda dari film bertema konflik pada umumnya, sinema garapan Denny Siregar Production ini memilih untuk tidak berfokus pada sejarah atau detail bentrokan fisik. Sebaliknya, film ini justru menyoroti dampak psikologis dan hubungan antar-manusia yang terjalin di tengah situasi kacau.
Rudi Soedjarwo Ingin Hadirkan Film yang Lebih Hening
Sutradara Rudi Soedjarwo menjelaskan bahwa ia sengaja mengambil pendekatan yang lebih personal dan sunyi untuk menggambarkan dampak konflik Poso.
“Saya ingin membuat film yang lebih hening. Bukan tentang sejarah konflik yang terjadi selama bertahun-tahun, tetapi kita melihat dari kacamata yang berbeda, yaitu tentang bagaimana dampak yang dirasakan oleh manusia-manusia di dalamnya, tentang kehilangan, kerusakan hubungan, dan harapan yang tetap ada ketika semuanya terasa runtuh,” ungkap Rudi Soedjarwo dalam keterangannya.
Visualisasi keheningan dan harapan yang rapuh tersebut tergambar jelas lewat poster resmi dan cuplikan hangat yang tersaji dalam official trailer yang baru saja rilis.
Vino G. Bastian: ‘Tanah Runtuh’ Adalah Cerita Tentang Saling Menjaga
Aktor berbakat Vino G. Bastian didapuk memerankan karakter Idham, seorang polisi yang bertugas di daerah konflik. Vino mengaku bahwa naskah film ini langsung menyentuh sisi personalnya sejak pertama kali membaca.
Transformasi Karakter Idham
Menurut Vino, kehadiran karakter anak-anak seperti Kai dan Ringgo (anak dengan Down Syndrome) berhasil mengubah perspektif tokoh Idham yang awalnya kaku karena hanya menjalankan tugas negara.
“Buat saya, Tanah Runtuh bukan sekadar cerita tentang konflik, tapi tentang bagaimana manusia tetap berusaha saling menjaga di tengah situasi yang kacau. Perjalanan bersama Kai dan Ringgo membuat Idham melihat banyak hal secara lebih personal. Itu yang membuat film ini terasa sangat manusiawi,” tutur Vino G. Bastian.
Menanti Kehangatan ‘Tanah Runtuh’ di Bioskop
Dengan durasi 2 jam 51 menit, penonton akan diajak menyelami petualangan Kai dan Ringgo mencari ibunya, sekaligus melihat bagaimana empati tumbuh di tempat yang paling tidak terduga.
Diproduseri oleh Denny Siregar, drama kemanusiaan yang dibintangi Vino G. Bastian, Ridho Khaliq, Yoan, dan Sigi Wimala ini siap menyapa pencinta film tanah air di seluruh bioskop mulai 25 Juni 2026. (RN-09).
- Penulis: Ferdy Ferdy



Saat ini belum ada komentar