Breaking News
Trending Tags

Serangan Udara AS-Israel Hantam Teheran Sepanjang Malam

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, ReportaseNews – Ibu kota Iran, Teheran, mengalami salah satu malam pengeboman paling intens sejak perang dengan Amerika Serikat dan Israel pecah sekitar 10 hari lalu. Serangan udara menghantam berbagai wilayah kota berpenduduk lebih dari 10 juta orang itu.

‎Pesawat tempur dilaporkan terbang rendah di atas Teheran hingga Selasa (11/3/2026) dini hari. Puluhan bom berkekuatan besar dijatuhkan dan mengguncang sejumlah kawasan permukiman warga.

‎Rentetan ledakan membuat banyak penduduk yang tetap bertahan di rumah mereka diliputi ketakutan.

‎Serangan tidak hanya terjadi pada malam hari. Media lokal Iran melaporkan serangan lanjutan juga menyasar beberapa kota lain, termasuk Isfahan dan Karaj.

‎Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Selasa akan menjadi “hari paling intens dari serangan kami di dalam Iran”.

‎Seorang warga Teheran yang menggunakan nama samaran, Sima (38), menggambarkan situasi mencekam saat pengeboman terjadi.

‎“Rasanya seperti puluhan jet tempur terbang tepat di atas kepala kami selama 15 menit tanpa henti, lalu berhenti sebentar sebelum gelombang serangan berikutnya datang,” kata Sima seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (11/3/2026).

‎Ia mengatakan suara pesawat dan ledakan membuat rumahnya bergetar hebat.

‎“Tanah, jendela, bahkan hati kami bergetar. Kami akhirnya berlindung di kamar mandi dan berhasil melewati malam itu,” ujarnya.

‎Sejumlah warga lainnya mengaku melihat kilatan cahaya terang dari serangan udara tersebut yang sempat membuat langit malam tampak seperti siang hari.

‎Beberapa video yang beredar di internet juga memperlihatkan kilatan cahaya biru di sejumlah titik kota. Kilatan tersebut diduga berasal dari fasilitas pembangkit listrik yang rusak akibat pengeboman.

‎Pemadaman listrik sempat terjadi di beberapa wilayah Teheran, namun pemerintah Iran menyatakan aliran listrik berhasil dipulihkan dalam beberapa jam.

‎Internet diputus

‎Di tengah situasi perang, pemerintah Iran juga menerapkan pemutusan internet nasional yang hampir total selama 11 hari terakhir.

‎Warga hanya dapat mengakses jaringan intranet layanan lokal yang dikendalikan negara sehingga arus informasi menjadi sangat terbatas.

‎Seorang warga bernama Alireza (25), yang tinggal di pusat Teheran, mengatakan situasi ini membuat komunikasi dengan keluarga dan teman menjadi sangat sulit.

‎“Saya hampir gila karena harus terus menelepon dan mengirim pesan kepada teman dan keluarga di Teheran dan kota lain untuk mengetahui lokasi yang terkena serangan. Hampir tidak ada informasi karena internet dimatikan,” ujarnya.

‎Banyak warga mencoba menggunakan VPN atau koneksi proxy yang dijual secara ilegal di pasar gelap. Namun akses tersebut kerap diblokir pemerintah setelah digunakan dalam waktu singkat.

‎Lembaga pemantau internet global NetBlocks menyebut pemadaman internet di Iran saat ini sebagai salah satu yang paling parah yang pernah terjadi di dunia.

‎Aktivitas kota tetap berjalan

‎Meski berada di bawah ancaman serangan udara, sebagian aktivitas ekonomi di Teheran masih berlangsung secara terbatas.

Suasana pasar di Teheran selama serangan AS-Israel ke Iran, Kamis (5/3/2026). (Foto: West Asia News Agency via Reuters/Majid Asgaripour)

Suasana pasar di Teheran selama serangan AS-Israel ke Iran, Kamis (5/3/2026). (Foto: West Asia News Agency via Reuters/Majid Asgaripour)

‎Sejumlah toko di pusat kota tetap buka dalam waktu singkat, sementara pengemudi taksi dan kurir sepeda motor masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

‎Antrean panjang juga terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar.

‎Seorang pekerja di Grand Bazaar Teheran mengatakan tokonya hanya beroperasi hingga sekitar waktu makan siang.

‎“Minggu ini kami buka dari pagi sampai sekitar waktu makan siang untuk tetap bekerja, tetapi pelanggan tidak terlalu banyak,” ujarnya.

‎Pemerintah Iran menyatakan banyak kawasan permukiman, rumah sakit, sekolah, dan situs bersejarah mengalami kerusakan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel.

‎Teheran juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan atas dampak serangan terhadap warga sipil.

‎Di tengah konflik dan sanksi internasional, ekonomi Iran kini menghadapi tekanan berat dengan tingkat inflasi sekitar 70 persen. Lonjakan harga pangan disebut semakin menekan kehidupan jutaan warga Iran. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ReportaseNews/Budi T)

    Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Indonesia Tak akan Kembali ke Masa Krisis 1998

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Yogyakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin kondisi perekonomian Indonesia saat ini berada dalam koridor yang aman dan tidak akan tergelincir kembali ke masa-masa pahit krisis moneter tahun 1998. Meskipun mengakui perekonomian domestik sempat dihantam berbagai sentimen buruk sejak akhir tahun lalu, Purbaya menegaskan situasi sekarang jauh berbeda, karena fondasi ekonomi nasional terus […]

  • Tiga pria terduga pengguna sabu diamankan tim gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara saat patroli dini hari di kawasan Warakas, Tanjung Priok. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    ‎3 Pengguna Sabu Diciduk Saat Patroli Brimob di Warakas

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Fira
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Patroli dini hari yang digelar tim gabungan Satbrimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara membuahkan hasil. Tiga pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu diamankan saat petugas menyisir kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/6/2026). ‎Ketiganya ditangkap ketika personel patroli melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga yang berada di […]

  • Cara Unik Komunitas Salsa Menjaga Kebugaran Tubuh Selama Ramadan

    Cara Unik Komunitas Salsa Menjaga Kebugaran Tubuh Selama Ramadan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ramadan biasanya identik dengan penurunan intensitas aktivitas fisik demi menjaga cadangan energi hingga waktu berbuka. Namun, fenomena menarik justru terlihat di sudut kota Jakarta pada Minggu (22/2/2026). Alih-alih memilih kegiatan pasif, sekitar seratus pecinta dansa yang tergabung dalam Komunitas Salsa justru memadati lantai dansa dengan gerakan enerjik yang membakar kalori sekaligus mempererat […]

  • Vidi Aldiano meninggal dunia. (Instagram/vidialdiano)

    Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB. ‎Informasi mengenai wafatnya pelantun lagu pop tersebut pertama kali beredar melalui unggahan komposer Andi Rianto di akun X pribadinya. ‎“Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto, seperti dikutip, Sabtu (7/3/2026). ‎Kabar tersebut kemudian […]

  • Kisah warga Banyumas mengembangkan usaha ternak ayam Elba dari 25 ekor hingga menghasilkan omzet Rp20 juta per bulan saat pandemi. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Dari 25 Ayam, Warga Banyumas Kantongi Rp20 Juta per Bulan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Tekanan ekonomi saat pandemi tidak selalu berujung pada keterpurukan. Sebagian warga justru menemukan peluang baru, seperti yang dilakukan Syahri Mukhtarom, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. ‎Syahri mengembangkan usaha ternak ayam Elba yang kini mampu menghasilkan omzet puluhan juta rupiah setiap bulan. Usaha tersebut bermula dari skala kecil dengan […]

  • Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 266 Unit Kapal Lintas Penyeberangan

    Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 266 Unit Kapal Lintas Penyeberangan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Untuk memastikan kelancaran, kenyamanan dan keselamatan penumpang yang akan mudik lebaran tahun 2026 di lintas penyebarangan nasional, Kementerian perhubungan telah menyiapkan 266 unit kapal dengan kapasitas angkut sebanyak 6,15 juta penupang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu. (18/02/2026) […]

expand_less