Breaking News
Trending Tags

Aksi Militer AS Sita Kapal Iran Picu Ancaman Perang Baru

  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Amerika Serikat menyita sebuah kapal kargo berbendera Iran di perairan Teluk Oman di tengah penerapan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Insiden ini memicu ketegangan baru antara kedua negara yang sebelumnya telah terlibat konflik bersenjata.

‎Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan kapal bernama Touska dihentikan setelah tidak merespons peringatan dari Angkatan Laut AS.

‎”Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA mencoba menembus blokade laut kami, dan hasilnya tidak berjalan baik bagi mereka,” kata Trump melalui platform Truth Social, seperti dikutip dari BBC, Senin (20/4/2026).

‎Ia menegaskan, pihaknya telah memberikan peringatan sebelum mengambil tindakan tegas.

‎”Kami sudah memberikan peringatan yang adil agar kapal itu berhenti, tetapi diabaikan, sehingga kapal Angkatan Laut kami menghentikannya dengan melumpuhkan ruang mesin,” ujarnya.

‎Trump juga menyebut kapal tersebut telah dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS karena dugaan aktivitas ilegal.

‎”Kapal TOUSKA berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS karena riwayat aktivitas ilegalnya. Saat ini kapal sudah berada dalam kendali penuh kami dan sedang diperiksa muatannya,” katanya.

‎Di sisi lain, Iran mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata. Juru bicara markas militer Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa kapal komersial Iran diserang di perairan Oman sebelum akhirnya dikuasai oleh pasukan AS.

‎”Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera merespons dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh Angkatan Laut AS,” demikian pernyataan resmi yang dikutip media pemerintah Iran (IRNA).

‎Ketegangan ini terjadi di tengah upaya diplomasi kedua negara. Gedung Putih mengonfirmasi Wakil Presiden AS, JD Vance, akan memimpin delegasi untuk perundingan lanjutan dengan Iran di Islamabad, Pakistan.

‎Namun, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran belum memastikan kehadiran dalam perundingan tersebut selama blokade laut masih berlangsung.

‎Konflik antara AS dan Iran bermula dari serangan militer yang terjadi pada akhir Februari dan berlanjut dengan eskalasi di kawasan Timur Tengah selama beberapa pekan. Meski sempat disepakati gencatan senjata sementara, situasi di lapangan tetap tidak stabil.

‎Sementara itu, Selat Hormuz—jalur penting distribusi energi dunia—masih ditutup. Iran menyatakan penutupan akan terus dilakukan hingga blokade laut oleh AS dihentikan. Jalur ini diketahui menjadi lintasan sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas alam cair (LNG) global.

‎Trump juga memperingatkan Iran agar tidak menggunakan Selat Hormuz sebagai alat tekanan terhadap AS.

‎”Jika mereka tidak menerima kesepakatan, maka merupakan kehormatan bagi saya untuk melakukan apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

‎Situasi ini berdampak pada pelayaran internasional. Aktivitas kapal di kawasan Selat Hormuz dilaporkan menurun tajam, seiring meningkatnya risiko keamanan dan lonjakan harga energi global. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Sakti Matondang membantah isu yang menyebutkan pembongkaran dua makam pasutri di Desa Huta Lombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), dipicu oleh perebutan harta warisan. Sakti menyatakan akar persoalan sebenarnya adalah sikap tidak amanah dan keserakahan Mukti alias Kopral (66) terhadap hasil penjualan rumah milik almarhumah Nurhayati yang seharusnya diwakafkan. Sakti menyampaikan […]

  • Hotman Paris menanggapi laporan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya. Ia menegaskan siap memenuhi panggilan penyidik dan mengklaim ucapannya ditujukan kepada individu, bukan organisasi pers. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Hotman Paris Bantah Hina Profesi Wartawan, Tegaskan Siap Penuhi Panggilan Polisi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pengacara Hotman Paris Hutapea angkat bicara setelah dilaporkan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang dinilai menghina profesi jurnalis. Hotman menegaskan tidak gentar menghadapi laporan tersebut dan memastikan akan memenuhi panggilan penyidik apabila diminta memberikan keterangan. ‎Saat ditemui usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, […]

  • Petualangan Asa 1. (Dok. ReportaseNews)

    Jejak Rindu di Jalan Kalimantan: Dari Durian Ngarak hingga Air Terjun Tujuh Tingkat Sembora (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ReportaseNews – Perut saya sudah terasa penuh setelah menghabiskan satu buah durian berukuran besar di pinggir jalan Desa Ngarak. Durian lokal Kalimantan yang legit dengan sentuhan rasa pahit-manis itu benar-benar memuaskan kerinduan yang telah lama tersimpan. Bapak Doni (42), penjual durian yang sedari tadi memperhatikan saya melahap buah berduri itu seorang diri, hanya tersenyum sambil sesekali […]

  • Dua Penambang Emas Ilegal Tewas di Madina, Polisi Bidik Sisi Pidana

    Dua Penambang Emas Ilegal Tewas di Madina, Polisi Bidik Sisi Pidana

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aparat Polres Mandailing Natal (Madina) mendalami unsur pidana dan membidik pihak yang bertanggung jawab atas operasional Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Guo, Kecamatan Batangnatal, Madina, menyusul insiden longsor maut yang menewaskan dua orang penambang pada Sabtu (4/7/2026) sore. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat sekelompok pekerja melakukan penambangan emas secara […]

  • Sekretaris NCB Interpol: Abdul Karim Raid Miqdad Bukan Aktivis Gaza

    Sekretaris NCB Interpol: Abdul Karim Raid Miqdad Bukan Aktivis Gaza

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H, menegaskan, berbagai narasi di media sosial yang menyebut penangkapan seorang warga negara asing (WNA) bernama Abdul Karim Raid Miqdad sebagai aktivis Gaza atau tokoh agama tidaklah benar. Untung Widiatmoko memastikan bahwa penanganan terhadap yang bersangkutan sama sekali tidak berkaitan dengan […]

  • Karantina Sumatera Utara Musnahkan Ribuan Lembar Kulit Biawak Ilegal

    Karantina Sumatera Utara Musnahkan Ribuan Lembar Kulit Biawak Ilegal

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Batu Bara, ReportaseNews – Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Sumatera Utara memusnahkan 1.984 lembar kulit biawak ilegal serta berbagai komoditas hewan dan tumbuhan tanpa dokumen kesehatan di Kabupaten Batu Bara, Rabu (22/4/2026). Ribuan lembar kulit biawak tersebut sebelumnya hasil penangkapan Bea Cukai Teluk Nibung saat hendak diekspor secara ilegal, yang kemudian diserahterimakan kepada pihak Karantina […]

expand_less